Kamis, 14 Juni 2012

SOLIDARITAS Korban Lumpur Lapindo yang Hari Ini Bergerak Jalan kaki ke Jakarta

SOLIDARITAS KORBAN LUMPUR LAPINDO 
YANG HARI INI BERGERAK JALAN KAKI KE JAKARTA

Peristiwa semburan Lumpur Lapindo sidoarjo yang usianya sudah mencapai 6 Tahun dari sejak 2004-2012, yang mengakibatkan banyak-nya Masyarakat yang di rugikan akibat bencana Lapindo. Dari akibat bencana tersebut PT.Minarak Lapindo Jaya harus bertanggungjawab atas kejadian itu dan harus mengganti rugi kepada Korban.

Janji SBY  yang akan menyelesaikan kasus lapindo hanya ucapan saja, namun pada tataran pelaksananyan NOL BESAR. Presiden SBY berkuasa selama dua Periode berturut-turut ternyata tidak mampu menyelsaikan kasus ini. Ketidak mampuan dan ketidak seriusan Pemerintah terhadap penyelesaian kasus Lapindo, tentu ini merupakan suatu kegagalan Pemerintahan SBY-BOEDINO.

Kami harapkan kepada seluruh warga Masyarakat, Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa yang khusus-nya yang ada di wilayah yang dilalui, untuk menyambut kedatangannya dan mengawal kembali Perjalannannya dan jadikan bekas semangat juang orang tua kita terhadap cambug gerakan kita untuk membebaskan Bangsa ini.

Oleh karena itu kami dari Gerakan Mahasiswa Universitas Subang menuntut:

1. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Aburizal Bakrie untuk dapat bisa menemui Korban Lapindo.

2. Ganti rugi korban Lapindo harus segera diselesaikan dengan secepatnya.

3. Kembalikan uang Kas Negara yang telah di gunakan Lumpur Lapindo.


Subang, 14 Juni 2012

Gerakan Mahasiswa Universitas Subang
Jl. RA. Kartini KM.03 Subang, Jawa Barat 41214


===========================================================


Hari Ini Korban Lapindo Bergerak ke Jakarta
Penulis : Heri Susetyo  | Kamis, 14 Juni 2012

SIDOARJO--MICOM: Belum tuntasnya pembayaran sisa ganti rugi dari PT Minarak Lapindo, memicu kekesalan ratusan korban lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur.

Dua di antaranya adalah Hari Suwandi dan Harto Wiyono. Hari ini, Kamis (14/6), Hari akan melakukan aksi jalan kaki dari Sidoarjo ke Jakarta, ditemani Harto yang mengendarai sepeda motor. Aksi ini sebagai bentuk keprihatinan Hari dan Harto atas terabaikannya penyelesaian ganti rugi korban Lapindo.

Hari sudah melakukan persiapan secara fisik dan mental jauh-jauh hari, tepatnya setelah Minarak Lapindo terus-terusan ingkar janji membayar sisa ganti rugi untuk mereka dan korban lumpur lainnya.

Rencananya longmars Hari ini dimulai nanti siang. Di Jakarta, Hari berharap bisa bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Aburizal Bakrie, untuk meminta agar ganti rugi korban Lapindo segera diselesaikan.

Selain persiapan fisik, dua warga Desa Kedungbendo, Kecamatan Tanggulangin, itu melakukan ritual mandi bunga di atas tanggul lumpur Lapindo. Tujuan mandi bunga ini agar mereka diberi keselamatan dalam menempuh perjalanan panjang berjalan kaki Porong - Jakarta.

Hari dan Harto akan menempuh jarak sekitar 827 kilometer dengan menyusuri jalur pantai utara (pantura), dan melewati sekitar 17 kabupaten dan kota. Diperkirakan perjalanan kaki dari Porong ke Jakarta memerlukan waktu sekitar satu bulan lebih.

Hingga saat ini masih terdapat 4.922 berkas warga senilai Rp920 miliar yang belum dilunasi pihak Minarak Lapindo. Padahal korban lumpur Lapindo sudah enam tahun hidup menderita.

Bukan hanya kehilangan rumah, mereka juga kehilangan mata pencarian, dan bahkan kehidupan keluarganya tercerai berai. Untuk ganti rugi Hari sendiri sebenarnya sudah lunas dibayar pihak Lapindo. Namun kehidupannya tetap menderita. Dia lebih prihatin dengan korban Lapindo lain yang belum lunas pembayarannya.(MTV/OL-11)

Sumber Berita: MediaIndonesia.com

--------------------------------------------------------------------------------------
Kasus Lapindo yang tidak pernah di selesaikan oleh Negara, Negeri ini seperti tidak mempunyai PEMIMPIN.
Kemana PRESIDEN...
Kemana para WAKIL RAKYAT...
Kemana para MENTERI NEGARA...
Mana Janji-Janji manis-mu pada saat Kampanye dulu...

Masyarakat-lah yang menjadi korban dan di rugikan akibat semburan lumpur lapindo, di mana masyarakat telah kehilangan tempat tinggal dan kehilangan mata pencaharian...
Apakah ada NEGARA DI SINI....????


INDONESIAKU...  
INDONESIA YANG BARU
(INDONESIA YANG ADIL, MAKMUR DAN SEJAHTERA)

INDONESIA YANG MILIKNYA RAKYAT, 
DI MANA RAKYAT YANG BERKUASA

Facebook Comments

0 komentator:

Poskan Komentar

Mohon Ma'af untuk tidak berkomentar yang mengangung SPAM. Silahkan berkomentar sebagai masukan untuk kami. Komentar anda sangat berarti, untuk kemajuan blog ini.
>>> Terimakasih anda telah mengungjungi blog AHMAD MUHIBULLAH/CP:087828150515, Jangan Lupa mampir lagi yahhh <<<