Minggu, 04 November 2012

Rezim SBY Mewariskan Hutang Hampir Rp 2.000 Triliun

Bapak Revolusioner (Bung Karno) : Pemerintahaan loe KORUP banget...! apa ga' malu ama RAKYAT...!!!
Bapak Sang Pelindung Koruptor (SBY-Susilo Bambang Yudhoyono) : Gw ga punya kemaluan Bung...!!

Itu adalah sebuah kisah cerita rekayasa, dialog antara SBY dan Bung Karno. Entah tak tahu siapa yang membuat dialog itu. yang jelas memang Benar sekali. Pemerintahan SBY sangat Korup.

Hutang negara yang kian bertambah pesat yang dilakukan oleh rezim sby, yang jumlahnya hampir Rp.2.000Triliun dan pantas saja Harga-harga kebutuhan pokok pada naik semua, Kesejahteranpun rakyat tak kunjung selesai. ini merupakan suatu kegagalan pemerintah dalam membangun kemandirian di Bidang Ekonomi.

Hutang Negara Republik Indonesia tentu tidak bisa se'enaknya di serahkan begitu saja kepada Rakyat dan Presiden selanjutnya, karna sejatinya "Siapa yang Pinjam maka dia yang wajib bayar". Ketidak jelasan dan tidak ada Transparansi, pemerintah dalam meminjam uang berTriliun-triliun ini menjadikan sebuah tanda tanya Besar publik kepada Pemerintahan SBY-BOEDIONO. dan SBY'pun harus bertanggung jawab atas masalah ini, jangan sampai harga diri Bangsa ini di gadaikan untuk melunasi hutangnya. By : Ahmad Muhibullah
 ======================================
Utang RI Hampir Rp 2.000 Triliun, Pemerintah Sulit Bikin Rakyat Sejahtera

Rista Rama Dhany - detikfinance
Minggu, 04/11/2012 13:37 WIB

Jakarta - Koalisi Anti Utang (KAU) meminta Pemerintah berkomitmen untuk mengurangi jumlah utang luar negeri atau Surat Utang Negara (SUN). Semakin tinggi utang negara, maka semakin kecil peluang pemerintah untuk sejahterakan rakyat.

"Maka itu kami mendesak pemerintah untuk mengurangi utang negara yang saat ini hampir menyentuh angka Rp 2.000 triliun, karena makin besar utang makin kecil kesempatan pemerintah untuk mensejahterakan rakyatnya," kata Ketua KAU, Dani Setiawan kepada detikFinance, Minggu (4/11/2012).

Dikatakan Dani, pasalnya dana APBN-APBD akan banyak tersedot untuk membayar utang, sehingga program-program pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat akan semakin kecil anggarannya.

"Kenapa semakin kecil kesempatan pemerintah ini mensejahterakan rakyatnya, karena program-program untuk pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan rakyat anggaran dari APBN-APBD semakin kecil, karena uangnya dipakai untuk bayar utang," ungkap Dani.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, total utang pemerintah Indonesia hingga September 2012 mencapai Rp 1.975,62 triliun. Dibanding akhir 2011, jumlah utang ini naik Rp 166,67 triliun. Secara rasio terhadap PDB, utang pemerintah Indonesia berada di level 27,3% pada September 2012.

Facebook Comments

0 komentator:

Poskan Komentar

Mohon Ma'af untuk tidak berkomentar yang mengangung SPAM. Silahkan berkomentar sebagai masukan untuk kami. Komentar anda sangat berarti, untuk kemajuan blog ini.
>>> Terimakasih anda telah mengungjungi blog AHMAD MUHIBULLAH/CP:087828150515, Jangan Lupa mampir lagi yahhh <<<