Rabu, 28 November 2012

SERUAN BERSAMA KONSOLIDASI dan AKSI NASIONAL RAKYAT SEMESTA:

 SERUAN BERSAMA KONSOLIDASI dan AKSI NASIONAL RAKYAT SEMESTA:

Kepada seluruh elemen rakyat dan gerakan diseluruh Indonesia disarankan untuk bersama-sama memperkuat basis kepentingan gerakan rakyat seperti Petani, Buruh/buruh Migran, nelayan dan Miskin kota agar menyuarakan:

1. Memperjuangkan Nasionalisasi aset2 Negara yg meliputi sumber2 Agraria, Energi; MIGAS, Tambang/Emas, Batu Bara; Kelautan d
an sumber2 daya alam termasuk yg terbarukan dan mengusir penguasaan asing yg bertentangan dengan prinsif2 KEDAULATAN POLITIK atas HAK NEGARA INDONESIA;

2. Merebut TANAH UNTUK RAKYAT dan KEDAULATAN PANGAN sebagai sumber kebutuhan hidup petani dan peladang;

3. Menyeret dan mengadili para koruptor sebagai kejahatan luar biasa yg telah menistakan martabat kemanusian dan dan menghancurkan bangunan struktur ekonomi Nasional dan negara melalui kekuatan rakyat dengan tetap berpegang teguh pada prinsif2 NEGARA HUKUM;

4. Menyatakan dan menyerukan pemberhentian Presiden dan wakil Presiden SBY-Boediono kerna telah melakukan pelanggaran Konstitusi UUD 1945 dengan berbagai kegagalan sebagai pengelola negara, diantaranya kegagalan :

GAGAL mempertahankan aset2 strategis negara dan mewujudkan tanah untuk rakyat;
GAGAL Melindungi dan MENYELAMATKAN TKI/TKW dan Buruh Migran di luar negeri;
GAGAL mensejahterakan buruh dengan upah yg layak dan mencabut sistem Outsorcing serta jaminan sosial;
GAGAL Mewujudkan biaya pendidikan gratis dan murah bagi rakyat miskin; GAGALmenguasai sumber2 kelautan dan maritim untuk kepentingan nelayan dan masarakat pesisir pantai dan pulau2 terluar;
GAGAL menyelesaikan berbagai polemik dan kerusuhan sosial yg dapat memicu disintegrasi nasional dan kerukunan umat;
GAGAL menyelesaikan proses dan pemberantasan Tindak pidana korupsi secara substansial.
GAGAL mempercepat pengentasan kemiskinan rakyat.

Seruan ini disampaikan untuk menyikapi kondisi dan keadaan bangsa yg semakin terpuruk diberbagai sektor kehidupan bermasarakat, bernegara dan berbangsa.

PANITIA BERSAMA: RAKYAT INDONESIA MENGGUGAT
Bandung 18 nopember 2012
Peserta yang hadir dalam konsolidasi Nasional di GEDUNG INDONESIA MENGGUGAT (GIM) Bandung dari berbagai daerah dan propinsi sebagai keterwakilan dari PETANI,BURUH,NELAYAN,MISKIN KOTA, MAHASISWA,SENIMAN-BUDAYAWAN,AKADEMISI, ULAMA AGAMA2, LSM/NGO dan ORMAS berjumlah kurang lebih 450 orang.
Catatan : Dokumen lengkap tersebar dan terkonsolidasi di TAMAN ISMAIL MARZUKI (TIM) Jln Cikini Jakarta.

===================================================

Indonesia Mendakwa
Rakyat Indonesia Menggugat di Gaungkan dari Gedung Juang Bandung
Sunday 18 Nov 2012 13:17:26

BANDUNG, Berita HUKUM - Acara Konsolidasi Nasional Rakyat Indonesia Menggugat yang di selenggarakan di Gedung Juang Bandung, Minggu (18/11) di buka oleh Effendi Saman ketua LBH Nusantara, yang merupakan Panitia dari agenda Nasional ini.

Dalam kata pembukaanya Effendi menjelaskan bahwa, "secara politik bangsa Ini harus berdaulat, hari ini terbukti kita di nistakan oleh pihak-pihak asing, dimana hampir 70 % Sumber Daya Energi Nasional kita di kuasai asing, dan sebagian kecil yang masih tersisa bagi kepentingan Rakyat kita".

Haris Rusli Montik mengatakan, "hari ini saya yang belum pernah menginjak gedung ini, saat ini dibimbing di Gedung Juang ini, dimana dulu Bung Karno, MasUd, Gatot Mangunpraja didakwa oleh kolonialisme, Sukarno didakwa dan diadili serta di penjara di tempat ini, dengan itu hari ini kita berkumpul, sebagai Bangsa Indonesia Mendakwa Kejahatan Imperialisme dan kapitalisme," ujarnya.

Butuh waktu 2 tahun untuk menyatukan pandangan kita guna mengadakan Konsolidasi Nasional Indonesia Menggugat, ini merupakan bentuk perlawanan terhadap rezim yang telah nyata-nyata menjual kekayaan negeri ini, dari Sabang sampai Merauke telah berdiri bendera 2 negara Asing.

Endang Sumarli membacakan tuntutan Rakyat Indonesia Menggugat, Konsolidasi dan rembuk rakyat Indonesia menggugat merupakan agenda untuk mencapai tujuan optimum, menghentikan kesalahan mengurus Negara ditangan pemerintahan SBY-Boediono.

1) Nasionalisasi pengelolaan kekayaan sumber daya alam khususnya sumber daya energi tak terbarukan di seluruh Indonesia, untuk di gunakan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.

2) Melaksanakan reformasi agraria dengan memberikan hak dan kedudukan utama kepada rakyat dalam mengelola sumber daya Agraria.

3) Menuntut pemberantasan korupsi dengan segera memulai mengadili pelaku korupsi kasus Century, Kasus Hambalang.

Para penggagas /Panitia Konsolidasi Rakyat Menggugat, Effendi Saman, Fadelis Giawa, Endang Soemarli, Helmut Hector Simamora, Ilham F.Wiratma, Daus Sapujagat.(bhc/put)

Facebook Comments

0 komentator:

Poskan Komentar

Mohon Ma'af untuk tidak berkomentar yang mengangung SPAM. Silahkan berkomentar sebagai masukan untuk kami. Komentar anda sangat berarti, untuk kemajuan blog ini.
>>> Terimakasih anda telah mengungjungi blog AHMAD MUHIBULLAH/CP:087828150515, Jangan Lupa mampir lagi yahhh <<<