Sabtu, 10 November 2012

UNDANGAN: "INDONESIA MENDAKWA"

"SBY adalah Pahlawan Sang Pelindug Koruptor dan Perusak Tatanan Negara Indonesia"
 UNDANGAN: Konsolidasi dan Seruan Bersama Dalam Rangka Hari Pahlawan dan Penyelenggaraan Konfrensi "INDONESIA MENDAKWA" atas Kejahatan Rezim SBY-Parlemen, Rezim "Abdi Dalem" Nekolim, Korup dan Memiskinkan Rakyat.

»» Senin, 12 Nopember 2012
»» Jam 13.00
»» Tempat: Galery Kafe TIM Cikini.

Menyampaikan Seruan Bersama:

1. Menuntut Pembatalan Keputusan Pemerintah SBY atas Penunjukkan Langsung (Tanpa Tender) Gas Tangguh Train 3 kepada British Petrolium (BP). Gas Tangguh harus dikembalikan untuk dikuasai dan dikelola sepenuhnya Oleh Negara.

2. Menuntut Pengembalian Gelar Ksatria yg diberikan oleh Ratu Inggris kepada SBY selaku Presiden RI (tanpa sepersetujuan parlemen). SBY telah menukar Gelar Ksatria dengan Kedaulatan NKRI.

3. Penghentian Kontrak Migas Blok Mahakam dengan Perusahaan Total E&P, dan dikembelaikan untuk dikelola sepenuhnya oleh Negara.

4. Pembongkaran mafia dan jaringan Narkoba di dalam Istana SBY.

5. Menyerukan rakyat untuk bersatu dan bergerak menghakimi Rezim SBY dan Parlemen, serta nasionalisasi seluruh sumber-sumber ekonomi strategis yg dikuasai asing melalui jalan revolusi.

6. Menyerukan seluruh elemen bangsa untuk hadir pada Konfrensi Nasional "INDONESIA MENDAKWA" yg akan Diselenggarakan di Gedung Indonesia Menggugat, di Bandung, 18 Nopember 2012.
_____________
Pengundang:
Hatta Taliwang, Haris Rusly, Effendi Saman, Agus Jabo Priyono, Masinton Pasaribu, Andito, Salamuddin Daeng, Eggi Sudjana, Gojali Harahap, Roy Simanjuntak, Adhie Massardi, Beathor Suryadi, John Mempi, Wenry Anshory Putra, Arif Fachrudin, dll. Mohon sebarkan!!

=========================================================
Kelompok Oposisi Semakin Berani, Rezim SBY-Boediono akan Segera Diadili
Jum'at, 09 November 2012 , 22:46:00 WIB
Laporan: Zulhidayat Siregar

RMOL. Menjelang akhir 2012 kelompok oposisi di jalanan yang dimotori kalangan aktivis dan tokoh pro demokrasi semakin berani memperlihatkan taji.

Kritik yang mereka alamatkan kepada pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono semakin tajam. Dalam waktu dekat, kelompok ini akan menggelar "pengadilan khusus" untuk menelanjangi berbagai kebijakan pemerintahan SBY-Boediono.

Indonesia Mendakwa, itulah nama kegiatan yang akan mereka gunakan untuk mengadili kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak kepada kepentingan rakyat. Konsolidasi menuju "pengadilan khusus" Indonesia Mendakwa akan digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Senin mendatang (12/11). Adapun "pengadilan khusus" Indonesia Mendakwa akan diselenggarakan di Gedung Indonesia Menggugat di Bandung, Jawa Barat, pekan depan (18/11). Gedung bersejarah ini adalah tempat dimana Bung Karno pada tahun 1930 silam diadili pemerintah kolonial di Belanda. Di tempat itu, Bung Karno menyampaikan pledoi dan tesis anti kolonialisme yang dikenal dengan nama Indonesia Menggugat.

Tokoh-tokoh yang menginisiasi "pengadilan khusus" ini antara lain adalah Hatta Taliwang, Haris Rusly, Effendi Saman, Agus Jabo Priyono, Masinton Pasaribu, Andito, Salamuddin Daeng, Eggi Sudjana, Gojali Harahap, Roy Simanjuntak, Adhie Massardi, Beathor Suryadi, Wenry Anshory Putra, dan Arif Fachrudin.

Mereka menilai rezim SBY-Boedini telah menjadi abdi dalem kaum nekolim, selain korup dan memiskinkan rakyat. [zul]

http://www.rmol.co/read/2012/11/09/84718/Kelompok-Oposisi-Semakin-Berani,-Rezim-SBY-Boediono-akan-Segera-Diadili


Facebook Comments

0 komentator:

Poskan Komentar

Mohon Ma'af untuk tidak berkomentar yang mengangung SPAM. Silahkan berkomentar sebagai masukan untuk kami. Komentar anda sangat berarti, untuk kemajuan blog ini.
>>> Terimakasih anda telah mengungjungi blog AHMAD MUHIBULLAH/CP:087828150515, Jangan Lupa mampir lagi yahhh <<<