Rabu, 06 Februari 2013

ILC TV ONE - "Korupsi kasus suap SAPI"

Maharani Tampil di Depan Publik / 
"Prahara PKS Prahara Politik" - ILC TV ONE


Maharani Tampil di Depan Publik

06 February 2013
Metrotvnews.com, Jakarta: Maharani Suciono akhirnya angkat bicara seputar penangkapannya bersama tersangka kasus suap izin impor daging sapi, Ahmad Fathanah. Rani muncul ke hadapan awak media sekitar pukul 20.00 WIB, ditemani kuasa hukumnya, Wisnu Wardhana, dan sang ayah.

Menurut Wisnu, Maharani berada di tempat dan waktu yang salah. Rani, begitu ia disapa, datang ke Hotel Le Meridien atas undangan Ahmad. "Untuk berkenalan. Sehari sebelumnya keduanya bertemu di sebuah kafe di Senayan City," kata Wisnu.

Wisnu menambahkan, sejak pertama bertemu, Ahmad langsung kesengsem dengan Rani. Lantaran ingin lebih jauh mengenal, kata Wisnu, Ahmad meninggalkan secarik kertas berisi nomor telepon kepada Rani.

"Perkenalan tanggal 28 Januari. Waktu itu Rani tengah bersantai dengan teman-temannya di salah satu mal. AF mengincar Rani untuk berkenalan sejak Rani tiba di kafe, tapi enggak berani menghampiri Rani," beber Wisnu.

Lalu, terang Wisnu, "AF meninggalkan lokasi dengan menitipkan secarik kertas ke waitress dan menyerahkan ke Rani. Diserahkan saat hendak menuju toilet, surat itu tertulis nomor telepon dan nama Ahmad."

Rani tak mengetahui siapa AF. Penasaran, Rani mengontak nomor yang ditinggalkan AF. Bincang-bincang lewat telepon, keduanya akhirnya sepakat bertemu di kafe hotel Le Meridien Jakarta, Selasa (29/2). Jam 17.00 WIB.

Rani datang telat satu setengah jam dari perjanjian. AF sudah menunggu. Melihat AF, Rani bergegas menghampiri, berkenalan, lalu ngobrol ngalor-ngidul.

"Jadi tak benar Rani wanita yang disewa untuk AF. Apalagi untuk melayani AF, atau apa pun," tegas Wisnu.

Rani baru mengetahui jati diri AF setelah KPK menetapkan AF sebagai tersangka kasus suap izin impor daging. "Ketika ngobrol, AF mengaku bernama Ahmad Fathanah. Dia pengusaha. Rani enggak tahu AF terkait dengan partai mana," tuturnya.

Rani menasbihkan pernyataan Wisnu. Perempuan 19 tahun ini hanya tahu AF adalah pengusaha. Rani juga mengaku, tak pernah bertanya status AF, apakah sudah beristri atau belum.

"Saya enggak tahu siapa dia. Saya menanyakan siapa beliau, dia menjawab Ahmad Fathanah. Saya tanya pekerjaan apa, dia jawab pengusaha. Saya tidak menanyakan status dan dia juga tak berkata apa-apa," beber Rani.(LV/TII/Ich)

http://www.metrotvnews.com/metronews/video/2013/02/06/1/170519/Maharani-Tampi...

------------------------
Le Meridien Pastikan Maharani Ditangkap di Kamar

06 FEBRUARI 2013
TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah staf Hotel Le Meridien membantah keterangan Maharani Suciyono soal lokasi penangkapan dia dan Ahmad Fathanah. Ketika menggelar jumpa pers Selasa 5 Februari 2013 malam, Maharani mengaku ditangkap di salah satu kafe yang ada di hotel bintang empat tersebut.

"Saya lihat mereka turun dari tempat parkir Basement 1 ke Basement 2 jalan kaki," kata seorang satpam Le Meridien yang minta dipanggil Din, pada Selasa, 5 Februari 2013. Din mengatakan ada sekitar 20 orang lebih yang turun menuju tempat parkir B2 sektor P2.

Sebelum memasuki mobil, rombongan itu sempat berhenti sejenak dan seperti berunding. Penasaran Din mendatangi mereka dan menanyakan ada apa. "Salah seorang pria berkata, kami dari KPK," katanya.

Din tidak berani bertanya banyak karena mereka terlihat sangat serius. Sekitar pukul 20.00 WIB, mereka meninggalkan tempat parkir. Belakangan Din baru tahu lewat media bahwa ada penangkapan.

Dari rekannya sesama satpam, Din baru tahu ada penggrebekan di salah satu kamar. "Saya lihat mereka bawa cewek juga yang ditangkap," katanya.

Keterangan ini diperkuat oleh petugas salah satu kafe yang ada di hotel ini. "Tidak ada penangkapan di kafe," kata salah seorang pelayan kafe yang minta namanya tidak ditulis.

Di Hotel Le Meridien ada dua buah kafe yakni La Brasserie dan Rendes-Veus. Selain itu ada sebuah klub bernama 30. Semua petugas di kafe-kafe itu memastikan bahwa penangkapan terjadi di salah satu kamar.

"Saya lihat beberapa orang turun ke lobi dari atas dan langsung ke tempat parkir," kata petugas tersebut. Saat penangkapan berlangsung, kondisi lobi ramai. "Sempat menarik perhatian," katanya.

Maharani dan Ahmad Fathanah ditangkap petugas KPK pada Selasa 29 Januari 2013 malam. Ahmad ditangkap tangan setelah baru saja menerima uang suap sebesar Rp 1 miliar dari PT Indoguna Utama. Sedangkan Maharani ditangkap karena menerima uang sebesar Rp 10 juta dari Ahmad.

Belakangan Maharani dibebaskan karena tidak terkait langsung dengan suap impor daging yang juga menyeret eks Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq.

http://www.tempo.co/read/news/2013/02/06/063459422/Le-Meridien-Pastikan-Mahar...

Facebook Comments

0 komentator:

Poskan Komentar

Mohon Ma'af untuk tidak berkomentar yang mengangung SPAM. Silahkan berkomentar sebagai masukan untuk kami. Komentar anda sangat berarti, untuk kemajuan blog ini.
>>> Terimakasih anda telah mengungjungi blog AHMAD MUHIBULLAH/CP:087828150515, Jangan Lupa mampir lagi yahhh <<<