Rabu, 24 April 2013

Kapolri Terlibat Kasus Simulator SIM?

“KAPOLRI TERLIBAT KASUS SIMULATOR SIM”
Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo
1.Kasus korupsi proyek simulator SIM di Korps Lalu Lintas Polri dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan terdakwa Irjen Pol Djoko Susilo menyeret nama Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo yang menjabat sejak 22 Oktober 2010.

2.Dalam dakwaan yang dibacakan Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Selasa 23 April 2013,
3.Disebutkan bahwa pada akhir Februari 2011, Driving Simulator Klinik Pengemudi Roda Empat pernah dipresentasikan terdakwa di hadapan Kapolri di Mabes Polri.

4.Direktur PT Citra Mandiri Metalindo Abadi, Budi Susanto, memerintahkan Direktur PT Inovasi Teknologi Indonesia Sukotjo S Bambang membuat

5.Materi presentasi Driving Simulator Klinik Pengemudi R-4 yang kemudian materi tersebut dipresentasikan oleh terdakwa di hadapan Kapolri,

6.Kemudian, pada Maret 2011, Teddy Rusmawan dipanggil oleh sekretaris pribadi terdakwa Djoko Susilo, Benita Pratiwi, untuk mengikuti rapat di ruang kerja terdakwa.

7.Saat itu telah hadir mantan Bendaraha Korlantas Polri Kompol Legimo dan Kombes Pol Budi Setyadi selaku analis kebijakan madya regiden di Korlantas Polri.

8.Dalam rapat itu dibahas mengenai perintah Kapolri untuk membentuk tim sepakbola PS Bhayangkara beserta rencana kebutuhan dananya. “Selanjutnya terdakwa menanyakan kepada (Ketua Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Proyek Simulator SIM) Teddy Rusmawan,

9.Ted, ada enggak yang bisa dicairkan cepat?” dan dijawab, “Siap, nanti saya carikan. Kemungkinan driving simulator R-2 yang sudah siap lelang”,” tutur jaksa menirukan pembicaraan keduanya.

10.Usai rapat, Teddy memberitahu Budi Setyadi bahwa ada kontrak dengan Budi Susanto terkait simulator SIM dan menyarankan padanya untuk meminjam uang guna memenuhi dana membentuk PS Bhayangkara.

11.Selanjutnya Budi Susanto menghubungi Sukotjo, mengatakan bahwa kontrak Driving Simulator Uji Klinik Pengemudi Roda Dua sudah ditandatangani Wakorlantas Polri Didik Purnomo selaku Pejabat Pembuat Komitmen. Dia lalu meminta Sukotjo mencairkan anggaran sebesar 100 persen, namun ditolak.


12.Keesokan harinya, Sukotjo ditelepon oleh Kompol Ni Nyoman Suartini dan Budi Susanto untuk mengikuti rapat di kantor Korlantas Polri berkaitan dengan pencairan anggaran. Pertemuan itu juga membahas dana untuk PS Bhayangkara.

13.Dalam pertemuan itu, Budi Setyadi menanyakan kepada peserta yang hadir, “Apakah pekerjaan penyediaan barang driving simulator R-2 sudah selesai? Bila sudah, ada pengajuan pencairan dana.”

14.Selain itu, Jaksa mengatakan Budi Setyadi juga menyampaikan, “Pak Kakor Djoko Susilo memerintahkan pencairan sesegera mungkin. Semua unit dan bagian harus membantu dan akan dilakukan pengawasan pada proses produksi di PT ITI Bandung.”

15.Seperti diberitakan sebelumnya, Djoko Susilo didakwa memperkaya diri sendiri sebesar Rp32 miliar. Terdakwa juga memperkaya Wakil Kepala Korlantas Polri Didik Purnomo sebesar Rp50 juta.

16.Sementara Budi Susanto selaku direktur PT Citra Mandiri Metalindo Abadi mendapat bagian sebesar Rp93,3 miliar, Sukotjo Satro Negoro Bambang selaku Direktur PT ITI sebesar Rp3,9 miliar. Primkopol Mabes Polri juga diperkaya sebesar Rp15 miliar.

17.Ulah Djoko Susilo itu merugikan negara sebesar 144,9 miliar atau subsider sebesar Rp121,3 miliar dan 59 sen sesuai pemeriksaan BPK. Atas perbuatannya, Djoko didakwa dengan pasal berlapis dan terancam hukuman pidana penjara maksimal 20 tahun serta denda paling banyak Rp10 miliar.

Read this:
http://matanews.com/2013/04/23/sidang-perdana-djoko-susilo/
--------------------------------------------------------------------------------------
Kapolri Terlibat Kasus Simulator SIM? http://us.nasional.news.viva.co.id/news/read/407531-kapolri-terlibat-kasus-simulator-sim-

=========================================

的首席国家警察案件涉及SIM模拟器
国家警察司令帖木儿Pradopo腐败SIM模拟器1.Kasus项目在交警和反洗钱(AML)监察长警察佐科苏西洛被告拖从2010年10月22日担任国家警察总监将军铁木尔Pradopo的名称。
2,在公诉人宣读起诉书中认为反腐败法庭根除腐败委员会,星期二,2013年4月23日,3.Disebutkan,在2011年2月底,驾驶模拟器驱动四轮诊所被告从未提出过的警察局长之前,在警察总部。
斯特拉4.Direktur Metalindo PT Mandiri的阿巴迪,布迪苏桑托,下令·班邦·:印度尼西亚PT科技创新Sukotjo小号主任使
的临床表现5.Materi驾驶驾驶模拟器R-4,然后由被告提交的材料在警察局长的存在,
2011年3月,6.Kemudian泰迪Rusmawan援引被告的私人秘书,贝妮塔Pratiwi的佐科苏西洛,在被告的办公室参加一个会议。
它一直是目前的7.Saat Bendaraha Korlantas前警察局长和警察局长布迪Legimo Setyadi regiden作为联营公司政策分析师警察Korlantas。
会议讨论8.Dalam订单警方形成PS警察医院足球队需要资金和他们的计划。 “此外,被告要求(采购商品和服务项目模拟器SIM委员会主席)泰迪Rusmawan,
9.Ted,可以利用快速棒球吗?“回答说:”是的,我会色板。驾驶模拟器R-2,这是准备拍卖“的可能性,”检察官说,会谈都模仿。
泰迪告诉会议10.Usai,有一个合同Setyadi布迪布迪苏桑托与SIM模拟器,并劝他借钱,以满足资金的形式,PS警察医院。
11.Selanjutnya Susanto的接触Sukotjo,布迪表示,已签订合同,临床试验模拟驾驶两轮驱动Wakorlantas Didik普尔诺莫警官承诺。然后,他问Sukotjo发放100%的预算,但遭到拒绝。

12.Keesokan天,Sukotjo称为专员Suartini和倪Nyoman布迪苏桑托会议在办公室警察Korlantas的支付。会议还讨论了PS警察医院的经费。
“布迪Setyadi会议13.Dalam,要求参与者提供商品驾驶模拟器已经完成R-2的工作是什么?如果是这样,没有支付申请。“
检察官说它14.Selain,布迪Setyadi也说,“佐科先生苏西洛Kakor尽快有序发放。所有部分的单元,必须帮助将监视生产过程中的PT ITI万隆。
佐科15.Seperti先前报道,苏西洛指责丰富自己RP32亿元。被告也丰富警察Korlantas Didik普尔诺莫RP50万副科长。
PT Citra Mandiri的的阿巴迪Metalindo主任16.Sementara布迪苏桑托得到RP93根来Sukotjo SATRO·班邦·ITI为董事印尼盾,9亿,3亿元。 Primkopol警察总部也丰富RP15亿元。
17.Ulah佐科苏西洛达144.9十亿或Rp121一间附属公司,骗取国家3亿美元和59美分BPK。对于他的行动,佐科被控分层,并可能面临长达20年监禁和最高可被罚款100亿卢比。


=======================================

सिम सिम्युलेटर शामिल मुख्य राष्ट्रीय पुलिस मामले
राष्ट्रीय पुलिस प्रमुख जनरल तैमूर Pradopoपुलिस Djoko सुसीलो प्रतिवादी के महानिरीक्षक के साथ यातायात पुलिस वाहिनी और मनी लॉन्ड्रिंग (एएमएल) में 1.Kasus भ्रष्टाचार सिम सिम्युलेटर परियोजना 22 अक्तूबर 2010 से सेवा करने वाले राष्ट्रीय पुलिस प्रमुख जनरल तैमूर Pradopo का नाम घसीटा.
2.In अभियोजक अभियोग पढ़ा कि भ्रष्टाचार निरोधक कोर्ट पर भ्रष्टाचार उन्मूलन आयोग, मंगलवार, 23 अप्रैल, 2013,3.Disebutkan फरवरी 2011 के अंत में, ड्राइविंग सिमुलेटर चालक फोर व्हील क्लिनिक प्रतिवादी पुलिस मुख्यालय में पुलिस के प्रमुख से पहले प्रस्तुत किया है कि कभी नहीं.
4.Direktur Metalindo पीटी Citra Mandiri Abadi, Budi Susanto, पीटी इंडोनेशिया प्रौद्योगिकी अभिनव Sukotjo एस Bambang के निदेशक बनाने का आदेश दिया
सिम्युलेटर आर -4 और फिर पुलिस के प्रमुख की उपस्थिति में प्रतिवादी द्वारा प्रस्तुत सामग्री ड्राइविंग नैदानिक ​​प्रस्तुति 5.Materi वाहन चालक,
6.Kemudian, मार्च 2011 में, टेड्डी Rusmawan प्रतिवादी के कार्यालय में एक बैठक में भाग लेने के लिए, प्रतिवादी के निजी सचिव Djoko सुसीलो, Benita Pratama द्वारा लागू.
यह पुलिस Korlantas में एसोसिएट नीति विश्लेषक के रूप में उपस्थित 7.Saat Bendaraha Korlantas पूर्व पुलिस आयुक्त और पुलिस आयुक्त Budi Legimo Setyadi regiden कर दिया गया है.
8.Dalam बैठक पुनश्च पुलिस अस्पताल फुटबॉल टीम धन और अपनी योजनाओं की जरूरत के लिए फार्म का आदेश पुलिस के बारे में चर्चा की गई. "इसके अलावा, प्रतिवादी (वस्तु एवं सेवा परियोजना के सिमुलेटर सिम की खरीद के लिए समिति के अध्यक्ष) टेडी Rusmawan पूछा
9.Ted,? तेजी बेसबॉल वहाँ लाभ उठाया जा सकता है "और उत्तर दिया," हाँ, मैं नमूना देंगे. तैयार की नीलामी है जो ड्राइविंग सिम्युलेटर आर -2 की संभावना "," अभियोजक वार्ता दोनों मजाक उड़ाया कहा.
10.Usai बैठक, टेडी Setyadi Budi Budi Susanto सिम सिम्युलेटर के साथ जुड़े और पुनश्च पुलिस अस्पताल के वित्तपोषण के फार्म पूरा करने के लिए पैसे उधार लेने के लिए उसे सलाह दी कि एक अनुबंध है कि वहाँ बताता है.
11.Selanjutnya Budi Susanto संपर्क Sukotjo, दो पहियों चालक ड्राइविंग अनुबंध क्लीनिकल ट्रायल सिम्युलेटर पुलिस अधिकारी प्रतिबद्धता के रूप में Wakorlantas Didik Purnomo हस्ताक्षर किया गया है. वह तो Sukotjo 100 प्रतिशत का बजट चुकाना पूछा, लेकिन अस्वीकार कर दिया था.

12.Keesokan दिन, Sukotjo वितरण से संबंधित पुलिस Korlantas के कार्यालय में एक बैठक करने के लिए आयुक्त Suartini और नी Nyoman Budi Susanto द्वारा कहा जाता है. बैठक में पुनश्च पुलिस अस्पताल के लिए धन पर चर्चा की.
बैठक 13.Dalam, Budi Setyadi प्रतिभागियों से पूछा, "सिम्युलेटर आर -2 पूरा हो चुका है ड्राइविंग सामान उपलब्ध कराने का काम क्या है? यदि हां, तो कोई संवितरण बुरादा. "
यह 14.Selain, अभियोजन पक्ष Budi Setyadi भी श्री Djoko सुसीलो Kakor जल्द से जल्द वितरण का आदेश दिया ने कहा, "कहा. सभी इकाइयों और भागों मदद और पीटी आईटीआई बांडुंग में उत्पादन प्रक्रिया के पर्यवेक्षण के लिए किया जाना चाहिए. "
15.Seperti जैसा कि पहले बताया, Djoko सुसीलो Rp32 अरब में खुद को समृद्ध बनाने का आरोप लगाया. प्रतिवादी भी पुलिस Korlantas Didik Purnomo Rp50 लाख के उप प्रमुख को समृद्ध.
पीटी Citra Mandiri Abadi Metalindo के निदेशक के रूप 16.Sementara Budi Susanto Rp93 का हिस्सा है, 3 अरब, RP3 पर आईटीआई के निदेशक के रूप में Sukotjo SATRO Negoro Bambang, 9 अरब डॉलर हो गया. Primkopol पुलिस मुख्यालय भी Rp15 अरब समृद्ध था.
17.Ulah Djoko सुसीलो, 144900000000 या Rp121 की राशि एक सहायक के राज्य defrauding था 3 अरब डॉलर और 59 सेंट BPK अनुसार. अपने कार्यों के लिए, Djoko स्तरित का आरोप है और 20 साल की कैद और आर.पी. 10 अरब डॉलर की एक अधिकतम ठीक करने के लिए ऊपर का सामना कर सके.


====================================

Chief National Police CASE INVOLVED SIM SIMULATOR
National Police Chief Gen. Timur Pradopo1.Kasus corruption SIM simulator project at the Traffic Police Corps and Money Laundering (AML) with the Inspector General of Police Djoko Susilo defendant dragged the name of National Police Chief Gen. Timur Pradopo who served from October 22, 2010.
2.In the prosecutor read the indictment that the Corruption Eradication Commission on Anti-Corruption Court, Tuesday, April 23, 2013,3.Disebutkan that at the end of February 2011, Driving Simulator Driver Four Wheel Clinic defendant never presented before the Chief of Police at Police Headquarters.
4.Direktur Metalindo PT Citra Mandiri Abadi, Budi Susanto, ordered the Director of PT Indonesia Technology Innovation Sukotjo S Bambang make
Clinical presentation 5.Materi Motorists Driving Simulator R-4 and then the material presented by the defendant in the presence of Chief of Police,
6.Kemudian, in March 2011, Teddy Rusmawan invoked by the defendant's personal secretary Djoko Susilo, Benita Pratama, to attend a meeting in the office of the defendant.
It has been present 7.Saat Bendaraha Korlantas former Police Commissioner and Police Commissioner Budi Legimo Setyadi regiden as associate policy analyst at the Police Korlantas.
8.Dalam meeting was discussed about the orders Police to form PS Police Hospitals football team needs funds and their plans. "Furthermore, the defendant asked (Chairman of the Committee for Procurement of Goods and Services Project Simulator SIM) Teddy Rusmawan,
9.Ted, there can be availed fast baseball? "And answered," Yes, I'll swatch. Possibility of driving simulator R-2 which is ready auctions "," the prosecutor said talks mimicked both.
10.Usai meeting, Teddy tells that there is a contract Setyadi Budi Budi Susanto associated with the SIM simulator and advised him to borrow money in order to meet the funding form the PS Police Hospitals.
11.Selanjutnya Budi Susanto contact Sukotjo, said that the contract Clinical Trial Simulator Driving Two Wheels driver has been signed Wakorlantas Didik Purnomo as Police Officer Commitment. He then asked Sukotjo disburse a budget of 100 per cent, but was rejected.

12.Keesokan day, Sukotjo called by Commissioner Suartini and Ni Nyoman Budi Susanto to a meeting at the office of the Police Korlantas related to disbursement. The meeting also discussed funding for the PS Police Hospitals.
13.Dalam the meeting, Budi Setyadi asked participants, "What is the job of providing goods driving simulator R-2 has been completed? If so, no disbursement filings. "
14.Selain it, prosecutors said Budi Setyadi also said, "Mr. Djoko Susilo Kakor ordered disbursement as soon as possible. All units and parts must be done to help and supervision of the production process in PT ITI Bandung. "
15.Seperti reported previously, Djoko Susilo accused of enriching themselves at Rp32 billion. The defendant also enrich the Deputy Chief of Police Korlantas Didik Purnomo Rp50 million.
16.Sementara Budi Susanto as director of PT Citra Mandiri Abadi Metalindo got part of Rp93, 3 billion, Sukotjo SATRO Negoro Bambang as Director of ITI at Rp3, 9 billion. Primkopol Police Headquarters was also enriched Rp15 billion.
17.Ulah Djoko Susilo was defrauding the state of a subsidiary amounting to 144.9 billion or Rp121, 3 billion and 59 cents according BPK. For his actions, Djoko charged with layered and could face up to 20 years imprisonment and a maximum fine of Rp 10 billion.


==========================================

Chefe caso nacional policiais envolvidos SIM SIMULADOR
Chefe da Polícia Nacional general Timur Pradopo1.Kasus projeto corrupção SIM simulador da Polícia Rodoviária Corps e à Lavagem de Dinheiro (AML), com o Inspector-Geral da Polícia Djoko Susilo acusado arrastou o nome do chefe da Polícia Nacional general Timur Pradopo que serviu de 22 de outubro de 2010.
2.In o promotor leu a acusação de que a Comissão de Erradicação da Corrupção no Tribunal Anti-Corrupção, terca-feira, 23 de abril, 2013,3.Disebutkan que no final de fevereiro de 2011, Driving Simulator Motorista Four Wheel Clinic réu nunca apresentado antes do Chefe de Polícia, na sede da Polícia.
4.Direktur Metalindo PT Citra Mandiri Abadi, Budi Susanto, ordenou que o diretor do PT Indonésia Inovação Tecnológica Sukotjo S Bambang fazer
Apresentação clínica motoristas 5.Materi simulador de condução R-4 e, em seguida, o material apresentado pelo réu na presença do Chefe de Polícia,
6.Kemudian em março de 2011, Teddy Rusmawan invocado pelo secretário pessoal Djoko Susilo do réu, Benita Pratama, para participar de uma reunião no escritório do réu.
Foi presente 7.Saat Bendaraha Korlantas ex-comissário de polícia e comissário de polícia Budi Legimo Setyadi regiden como analista de política associado da Polícia Korlantas.
8.Dalam reunião foi discutido sobre a Polícia ordens para formar PS Polícia time de futebol Hospitais precisa de fundos e os seus planos. "Além disso, o réu pediu (Presidente da Comissão para Aquisição de Bens e Serviços a Projetos Simulator SIM) Teddy Rusmawan,
9.Ted, não podem ser aproveitados baseball rápido? "E respondeu:" Sim, eu vou amostra. Possibilidade de simulador R-2 de condução que é leilões pronto "," o promotor disse que as negociações imitou tanto.
Reunião 10.Usai, Teddy diz que existe um contrato Setyadi Budi Budi Susanto associado com o simulador SIM e aconselhou-o a pedir dinheiro emprestado a fim de atender a forma de financiamento dos Hospitais Polícia PS.
11.Selanjutnya Budi Susanto contato Sukotjo, disse que o contrato de Ensaios Clínicos Driving Simulator Two Wheels motorista foi assinado Wakorlantas Didik Purnomo como Polícia Compromisso. Ele então perguntou Sukotjo desembolsar um orçamento de 100 por cento, mas foi rejeitado.

12.Keesokan dia, Sukotjo chamado pelo Comissário Suartini e Ni Nyoman Budi Susanto para uma reunião na sede da Polícia Korlantas relacionado ao desembolso. A reunião também discutiu o financiamento para os Hospitais da Polícia PS.
13.Dalam a reunião, Budi Setyadi pediu aos participantes: "Qual é o trabalho de fornecimento de bens de condução simulador R-2 foi concluída? Se sim, não há limalha de desembolso. "
14.Selain isso, os promotores disseram que Budi Setyadi também disse: "Sr. Djoko Susilo Kakor ordenou desembolso mais rápido possível. Todas as unidades e partes deve ser feito para ajudar e supervisão do processo de produção em PT ITI Bandung. "
15.Seperti relatado anteriormente, Djoko Susilo acusado de enriquecer-se em RP32 bilhões. O réu também enriquecer o vice-chefe de polícia Korlantas Didik Purnomo Rp50 milhões.
16.Sementara Budi Susanto como diretor do PT Citra Mandiri Abadi Metalindo tem parte de Rp93, 3 bilhões, Sukotjo Satro Negoro Bambang como Diretor de ITI em Rp3, 9 bilhões. Sede Primkopol polícia também foi enriquecido Rp15 bilhões.
17.Ulah Djoko Susilo foi fraudar o estado de uma subsidiária no valor de 144,9 bilhões ou Rp121, 3000000000 e 59 centavos de acordo BPK. Por suas ações, Djoko acusado de camadas e pode enfrentar até 20 anos de prisão e uma multa máxima de Rp 10 bilhões.
 
 
 



 

Facebook Comments

0 komentator:

Poskan Komentar

Mohon Ma'af untuk tidak berkomentar yang mengangung SPAM. Silahkan berkomentar sebagai masukan untuk kami. Komentar anda sangat berarti, untuk kemajuan blog ini.
>>> Terimakasih anda telah mengungjungi blog AHMAD MUHIBULLAH/CP:087828150515, Jangan Lupa mampir lagi yahhh <<<