Selasa, 09 April 2013

Video Siaran Pers ALIANSI REVOLUSI PENDIDIKAN TOLAK KURIKULUM 2013!

Siaran Pers 
ALIANSI REVOLUSI PENDIDIKAN 
TOLAK KURIKULUM 2013!

Dokumentasi ini diproduksi oleh: http://facebook.com/jbt98

Secara singkat, Kurikulum 2013 adalah malregulasi produk rezim neolib. Visi pendidikan nasional Indonesia adalah mencerdaskan kehidupan bangsa yang berlandaskan prinsip keadilan dan berorientasi pada kualitas. Sayangnya, dilapangan kita menjumpai berbagai produk undang-undang dan kebijakan yang justru kontradiktif dengan visi pendidikan Indonesia. PP No 66-2010 sebagai baju baru UU BHP dan UU Pendidikan Tinggi jadi bukti jika regulasi menjadi pintu masuknya liberalisasi pendidikan. Hidup Pendidikan! Pada dasarnya kita mengajak seluruh masyarakat untuk berjuang bersama demi pendidikan. kita tak boleh terjebak pada pro-kontra kurikulum 2013. Saat ini adalah momentum tepat untuk lakukan perubahan system pendidikan. Revolusi pendidikan mustinya jadi agenda bersama kita. pendidikan harus dikembalikan pada khittahnya sebagai media pembebasan. Bukan indoktrinasi. Pendidikan tidak boleh diskriminatif. Pendidikan jangan dimasukkan dalam domain bisnis berorientasi profit. Pendidikan merupakan proses social-historys. Di dalam pendidikan ada pengetahuan. Jika orde baru mewariskan penataran sebagai pengetahuan, maka rezim kali ini mengartikan pengetahuan sebagai kepatuhan. Lebih dari sekedar besaran alokasi APBN 20% untuk pendidikan. Rakyat butuh keberpihakan pengetahuan atas hidupnya. Kosongnya lumbung ilmu pengetahuan rakyat harus diisi tidak semata dengan instrumen kurukulum, juga dengan alat produksi pengetahuan. Nalar, teory dan metode pengetahuan dalam system pendidikan nasional harus mampu melampaui kondisi terpuruk karena kesalahan berfikir atau kondisi tertindas karena kemajuan fikiran. Dengan adanya kebijakan perundang-undangan yang mengurangi peran negara di bidang pendidikan, disertai semakin derasnya institusi-institusi pendidikan asing beroperasi di negeri ini, secara kultural, imperialisme telah melakukan soft power dalam bentuk hegemoni pengetahuan yang acuannya adalah selalu Barat.

Maka dibentuk logika superioritas bangsa lain diatas bangsa ini. Teralienasi dan tertindas. Sungguh system pendidikan nasional kita sedang menyiapkan isi kepala para peserta didik dengan nilai, gagasan dan praktek penindasan yang lebih santun. Dengan jumlah penduduk miskin dengan pendapatan di bawah 2 USD perhari yang mencapai 96 juta jiwa. Pelayanan pemerintah (negara) sangat dibutuhkan. System pendidikan tak boleh menjadi alat seleksi system produksi kapital untuk menghindari ledakan besar pengangguran juga untuk mensisati kontradiksi internal yang secara inhern dimilikinya. Penyelesaian problem pendidikan sesungguhnya musti sejalan dengan penyediaan lapangan pekerjaan, pelaksanaan reforma agraria dan peningkatan upah serta jaminan dan kepastian kerja bagi pekerja. Pada keluarga miskin, pemenuhan kebutuhan dilakukan dengan melibatkan anak usia sekolah. Mereka terpaksa harus bekerja membantu orang tua dan mengorbankan sekolahnya. Untuk itu kami dari ALIANSI REVOLUSI PENDIDIKAN

menyerukan:
1. Batalkan Kurikulum 2013
2. Cabut Ujian Nasional
3. Hentikan komersialisasi pendidikan
4. Wujudkan pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan
5. Ciptakan pengetahuan berbasis kerakyatan

Facebook Comments

0 komentator:

Poskan Komentar

Mohon Ma'af untuk tidak berkomentar yang mengangung SPAM. Silahkan berkomentar sebagai masukan untuk kami. Komentar anda sangat berarti, untuk kemajuan blog ini.
>>> Terimakasih anda telah mengungjungi blog AHMAD MUHIBULLAH/CP:087828150515, Jangan Lupa mampir lagi yahhh <<<