Senin, 20 Mei 2013

Hari Kebangkitan Nasional: By: Haris Rusly | Petisi 28

**

Note 20|05|2013

Hari Kebangkitan Nasional:
TANPA KESADARAN KEBANGSAAN, TANPA PERASAAN SENASIB DAN SEPENANGGUNGAN

By: Haris Rusly | Petisi 28


Penjajahan asing atas bumi nusantara harus dilihat secara dealektik. Secara formal, penjajahan asing membawa dampak yg sangat negatif & keji. Menindas & membunuh kemanusian kita. Menjarah harta kekayaan kita.

Namun secara dealektik, penjajahan asing adalah sebuah "sebab" yg telah menciptakan "akibat" yg melahirkan kesadaran kebangsaan di antara para pemuda (Kebangkitan Nasional, 1920). Penjajahan asing juga adalah sebuah "sebab" yg menciptakan "akibat" lahirnya perasaan senasib & sepenanggungan yg menyatukan para pemuda yg berbeda latar belakang suku, agama & bahasa (Sumpah Pemuda, 1928).

Kesadaran bahwa kita adalah sebuah bangsa yg terjajah, serta perasaan senasib & sepenanggungan sebagai orang-orang terjajah, telah melahirkan sebuah kesadaran nasional untuk bersatu dalam satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa, yaitu INDONESIA.

"Bukan berarti kita mencintai hadirnya penjajahan asing, namun setiap persoalan harus selalu diletakkan di atas landasan yg tepat. Tuhan menciptakan Firaun yg rakus & sombong untuk melahirkan seorang Musa yg murni. Dalam kisah Yesus, tak mungkin ada "kebangkitan", tanpa dilalui sebelumnya oleh sebuah penderitaan "penyalipan".

Kini, hari kebangkitan nasional tersebut kita peringati di atas bangunan sebuah masyarakat, yg tak lagi punya perasaan senasib & sepenanggungan.

"PENDERITAAN-MU TANGGUNGAN-MU, PENDERITAAN-KU TANGGUNGAN-KU".

Kini, hari kebangkitan nasional tersebut kita peringati di tengah-tengah sebuah bangsa yg terjajah, namun tak ada lagi kesadaran & kebangkitan nasional, tak ada lagi kesadaran untuk bersatu.

Wahai pemuda, mahasiswa & pelajar. Kita mungkin sangat lelah dan nyaris putus asa melihat kehancuran bangsa & kebiadaban para pejabat negara & elite politik. Namun, sadarilah, hanya persatuan & kesatuan antar kita yg bisa menyelamatkan bangsa & rakyat Indonesia.

**

Facebook Comments

0 komentator:

Poskan Komentar

Mohon Ma'af untuk tidak berkomentar yang mengangung SPAM. Silahkan berkomentar sebagai masukan untuk kami. Komentar anda sangat berarti, untuk kemajuan blog ini.
>>> Terimakasih anda telah mengungjungi blog AHMAD MUHIBULLAH/CP:087828150515, Jangan Lupa mampir lagi yahhh <<<