Selasa, 21 Mei 2013

HENTIKAN REFORMASI PENGKHIANATAN..!! By: Haris Rusly

**

Note (13-05-2013)

Seri 1
HENTIKAN REFORMASI PENGKHIANATAN..!!

By: Haris Rusly
(Petisi 28 & Eksponen Gerakan Mahasiswa 1998)

4 April 1998 adalah sebuah momentum emas yg menginspirasi gerakan mahasiswa di berbagai daerah untuk lebih berani melawan rezim Orde Baru.

Saat itu, Komite Perjuangan Rakyat untuk Perubahan (KPRP), sebuah organisasi aliansi antar mahasiswa, pelajar dan rakyat se Yogyakarta, yg ber-posko di Fakultas Filsafat UGM, menggerakkan sebuah unjuk rasa yg berunjung bentrok terbuka dengan aparat ABRI di Bunderan & Boulevard UGM.

Sebelumnya, metode aksi bentrok dengan menggunakan molotov & katapel, lebih dahulu dipraktekkan oleh aktivis Solo, yg dilakukan secara beruntun di kampus UNS.

Metode aksi bentrok dengan menggunakan molotov, katapel dan batu, kemudian diikuti sejumlah gerakan mahasiswa di berbagai daerah, termasuk Jakarta.

Yogyakarta di era 1990 hingga 1998 adalah barometer bagi gerakan mahasiswa & pertarungan gagasan intelektual. Tahun-tahun itu, harus diakui, tak ada nama Soekarno, Pancasila dan Tri Sakti, yg diperdebatkan & dipidatokan.

21 Mei 1998 Soeharto akhirnya mengundurkan diri. Habibie yg menggantikan Soeharto membentuk tim legislasi politik yg beranggotakan sejumlah aktivis yg tak pernah terlibat secara langsung berhadapan dengan resiko, seperti Anas Urbaningrum, Rama Pratama, juga Andi Malarangeng (kini terlilit korupsi).

Lalu, dimulailah sejumlah rangkaian amandemen terhadap UUD 1945 oleh para "tengkulak politik" di MPR yg dipimpin oleh seorang reformis gadungan yg bernama Amin Rais. Aktivis mahasiswa yg berjibaku menggulingkan Soeharto, yg digebukin dan dibunuh, tak terlibat dan tak mampu lagi mengontrol perubahan yg dipeloporinya.

Kini, setelah 15 tahun reformasi, hasilnya adalah kotoran yg berbau busuk. Seluruh aktivis 98 harus bertanggungjawab, bangkit bersatu dengan mahasiswa, rakyat & tentara untuk hentikan pengkhianatan negara, melancarkan kembali revolusi untuk kembali ke Pancasila, UUD 1945 & Tri Sakti.

**

1 komentar:

  1. jangan lupa yah ama muhlisin yang menuntut pemerintah ri sebesar 1 trilyun rupiah dan 1 milyar dollar amerika karena menyadap rumah muhlisin dan mengambil programming komputer milik muhlisin !, alamat rumah : jl jelambar utama 4 rt 006/08 no:50, jelambar, jakarta-barat, 11460, indonesia, nama kampus : stmik budiluhur ( sekarang universitas budiluhur ) nim : 9444500138. CALON ORANG TERKAYA DI INDONESIA , NOMOR URUT : 28 ( versi majalah forbes 2013 ).

    BalasHapus

Mohon Ma'af untuk tidak berkomentar yang mengangung SPAM. Silahkan berkomentar sebagai masukan untuk kami. Komentar anda sangat berarti, untuk kemajuan blog ini.
>>> Terimakasih anda telah mengungjungi blog AHMAD MUHIBULLAH/CP:087828150515, Jangan Lupa mampir lagi yahhh <<<