Jumat, 24 Mei 2013

Kebohongan Berlapis Rezim SBY-Budiono Dalam Rencana Kenaikan Harga BBM !

Presiden Pastikan Harga BBM Subsidi Akan Naik

Video Dipublikasikan pada 30 Apr 2013
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memastikan pemerintah segera menaikan harga BBM subsidi secara terbatas. BBM subsidi naik jika anggaran kompensasi telah siap dan dibicarakan oleh DPR. Anggaran kompensasi akan dibahas dalam pembahasan APBNP 2013.

Kebohongan Berlapis Rezim SBY-Budiono
Dalam Rencana Kenaikan Harga BBM !

By: Salamuddin Daeng (AEPI Jakarta)
Presidium MKRI Nasional

Ada berlapis lapis kebohongan yang dilakukan oleh Pemerintahan SBY sebagai alasan menaikkan harga BBM. Kebohongan-kebohongan itu bermuara korupsi dalam bisnis BBM dan melibatkan Presiden, Menteri Keuangan, Pertamina, Petral, dilakukan untuk memperkaya diri pribadi dan keluarga, dan memperkaya perusahaan asing yang menerima limpahan dana bagi hasil minyak dan dana cost recovery.

Kebohongan-kebohongan itu posisinya pada ‘alasan’ dan siap pakai. Salah satunya misalnya : Tentang jebolnya APBN. Padahal faktanya APBN Indonesia tidak pernah turun, tapi selalu meningkat pesat setiap tahun. Tiap tahun Rezim ini menaikkan pajak, cukai dan berbagai pungutan untuk menaikkan APBN. Pemerintah juga tiap tahu menambah utang luar negeri untuk menaikkan APBN. Dan sebagaimana kita ketahui, sistem APBN ini selalu pelit pada rakyat, namun loyal kepada penguasa, pengusaha dan asing.

Kebohongan yang lain : Tentang APBN deficit. Padahal faktanya sistem dalam APBN memang dibuat defisit agar pemerintah dapat menambah utang, agar makelar utang terus mendapatkan pekerjaan dan pendapatan dari kebiasaan negara berhutang, agar DPR tetap dapat merampok APBN memainkan angka defisit, memainkan APBNP, dan seterusnya.

Kebohongan lainnya lagi : Tentang dana subsidi BBM yang dicabut akan dikembalikan untuk rakyat miskin. Padahal faktanya bantuan untuk rakyat miskin diambil dari program utang luar negeri "cash transfer, beras miskin, PNPM, yang diambil dari bank Dunia dan ADB". Faktanya pencabutan Subsidi karena desakan Bank Dunia, ADB dan negara-negara maju.

Kebohongan selanjutnya : Ketidak-terusterangan pemerintah bahwa kenaikan BBM yang dipaksakan disaat tidak ada gejolak harga BBM internasional, tidak ada gejolak nilai tukar rupiah terhadap US dolar, adalah untuk dijadikan sesajen pada dua pertemuan yang disponsori oleh kapitalis internasional yaitu : Pertemuan APEC Oktober 2013 di Bali dan pertemuan WTO Des 2013 di Bali. Dua pertemuan yang menjadi saksi bahwa Rezim SBY adalah budak Nekolim.

============================================

kerbau SBY yang hensem

Facebook Comments

0 komentator:

Poskan Komentar

Mohon Ma'af untuk tidak berkomentar yang mengangung SPAM. Silahkan berkomentar sebagai masukan untuk kami. Komentar anda sangat berarti, untuk kemajuan blog ini.
>>> Terimakasih anda telah mengungjungi blog AHMAD MUHIBULLAH/CP:087828150515, Jangan Lupa mampir lagi yahhh <<<