Senin, 06 Mei 2013

News - Perbudakan di Pabrik Wajan Dibekingi Anggota Brimob dan TNI

VIVAnews - Pabrik wajan di Tangerang
*** Inilah Pabrik Wajan Lokasi Penyekapan 34 Buruh ***

Berikut ini kondisi pabrik Wajan di Tangerang, tempat 34 buruh yang mengalami penyekapan dan pemeriksaan. Lokasi pabrik yang tidak layak huni ini berada persis dekat rumah mewah pemilik pabrik.

*** Perbudakan di Pabrik Wajan Dibekingi Anggota Brimob dan TNI ***
Anggota Brimob Serang berinisial A dan anggot TNI berinisial J.

Senin, 6 Mei 2013, 14:34 Eko Priliawito, Nur Avifah (Tangerang)

VIVAnews - Pabrik wajan di Kampung Bayur Opak, Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Tangerang, dibekingi anggota Brimob dan TNI. Mereka memiliki hubungan baik dengan Yuli Irawan (41) pemilik pabrik tersebut.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, anggota polisi yang terlibat adalah anggota Brimob Serang berinisial A. Sementara anggota TNI yang terlibat berinisial J.

"Mereka sudah kenal lama dan berhubungan baik. Namun dimanfaatkan oleh pemilik pabrik untuk menakut-nakuti pekerja," katanya saat memberikan keterangan di Polres Tangerang, Senin 6 Mei 2013.

Rikwanto memastikan akan segera memanggil anggotanya yang diduga membekingi usaha industri penggorengan, yang memperlakukan buruhnya secara tidak manusiawi.

"Jangan bilang oknum, karena terlalu ekstrim. Kami akan memanggil anggota kami yang diduga membekingi pabrik itu," jelas Rikwanto.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menilai praktik perbudakan buruh di Tangerang adalah wujud kelalaian pemerintah. Pemerintah Daerah seharusnya bisa mengawasi lingkungan sekitarnya.

Ketua Komnas, Siti Nurlaila mengatakan dalam kasus ini pemilik pabrik telah melanggar HAM. Yakni, hak atas kesejahteraan, hak terbebas dari penganiayaan, dan hak terbebas dari perbudakan. Di pabrik ini, 34 buruh diperlakukan secara tidak manusiawi.

Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi mengaku kesulitan mengawasi aktivitas pabrik ini. Sebab, tempat pabrik wajan itu tersembunyi dan aktivitasnya sengaja disamarkan. (umi).

Facebook Comments

0 komentator:

Poskan Komentar

Mohon Ma'af untuk tidak berkomentar yang mengangung SPAM. Silahkan berkomentar sebagai masukan untuk kami. Komentar anda sangat berarti, untuk kemajuan blog ini.
>>> Terimakasih anda telah mengungjungi blog AHMAD MUHIBULLAH/CP:087828150515, Jangan Lupa mampir lagi yahhh <<<