Minggu, 26 Mei 2013

PRESIDEN SBY, "NEGARAWAN DUNIA" ATAU PENYAKIT "GILA HORMAT" ?

Video di bawah ini Dipublikasikan pada 19 Mei 2013
Romo Franz Kirimkan Surat Protes ke ACF, merupakaan organisassi perdamaian demokrasi dan dialog azas kepercayaan yang berbasis di New York.

Protes Penghargaan untuk SBY


**

Note 26-05-2013

PRESIDEN SBY, "NEGARAWAN DUNIA" ATAU PENYAKIT "GILA HORMAT" ?

By: Haris Rusly |Petisi 28

Akhir Mei 2013 ini, Presiden SBY kembali menerima penghargaan dari The Appeal of Conscience Foundation (ACF) di New York, AS. Penghargaan ini diberikan kepada Kepala Kepala Negara yg dianggap berjasa melindungi kebebasan berkeyakinan & beribadah.

Mari kita perhatikan fakta konflik & disintegrasi sosial berikut: Pertama, Setara Insitute mencatat terdapat 264 peristiwa pelanggaran kebebasan berkeyakinan & praktik intoleransi sepanjang 2012. Kedua, Indonesia Police Watch (IPW) mencatat jumlah korban akibat konflik & kerusuhan sepanjang 2012 yg menewaskan 154 orang.

Ketiga, menurut data Kemendagri angka tawuran antar pelajar meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2012 terjadi 139 kasus yg menewaskan 12 pelajar.

Keempat, menurut Konsorsium Pembaharuan Agraria (KPA), sepanjang kekuasaan Presiden SBY, 2004 hingga 2013, telah terjadi 618 konflik agraria yg menewaskan 44 orang.

Dengan sejumlah fakta di atas, saya menduga ada dua motif dibalik pemberian gelar negarawan dunia kepada SBY. Pertama, gelar tersebut dibeli oleh Presiden SBY melalui Dubes Indonesia untuk USA, Dino Patti Djalal, untuk tujuan mengkampanyekan SBY menjadi Sekjend PBB.

Kedua, negara-negara yg punya kepentingan ekonomi & politik terhadap Indonesia, telah mengetahui kelemahan dasar Presiden SBY yg "gila hormat". Pemberian gelar tersebut dimaksudkan untuk ditukar dengan kedaulatan NKRI (SDA).

Sebelumnya Presiden SBY menerima Honorary Knights Grand Cross of the Order of the Bath, gelar Kerajaan Inggris, yg ditukar dengan Gas Tangguh.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa juga mendapat gelar The First Rank of the Order Diplomatic Service Merit dari Pemerintah Korsel yg ditukar dengan 8 megaproyek dalam Masterplan MP3EI senilai 50 miliar dolar AS.

Wapres Boediono yg terlibat skandal hukum, Bank Century & BLBI, jutru menerima gelar Doktor HC bidang hukum dari Universitas Monash, Australia, ANEH!!

**
Video Dialog di bawah ini Dipublikasikan pada 23 Mei 2013 
Protes pemberian penghargaan terhadap SBY Part. 1

Protes pemberian penghargaan terhadap SBY Part. 2

Facebook Comments

0 komentator:

Poskan Komentar

Mohon Ma'af untuk tidak berkomentar yang mengangung SPAM. Silahkan berkomentar sebagai masukan untuk kami. Komentar anda sangat berarti, untuk kemajuan blog ini.
>>> Terimakasih anda telah mengungjungi blog AHMAD MUHIBULLAH/CP:087828150515, Jangan Lupa mampir lagi yahhh <<<