Jumat, 03 Mei 2013

Rencanakan Aksi Demo SBY, Mahasiswa PMII di Situbondo Digerebek Polisi

Rencanakan Aksi Demo SBY, Mahasiswa PMII di Situbondo Digerebek Polisi

Kamis, 2 Mei 2013 13:58 WIB
Surya/ Izi Hartono
Digerebek : puluhan mahaswa saat digerebk polisi di rumah warga, Kamis (02/05/2013).

Laporan Wartawan Surya,Izi Hartono

TRIBUNNEWS.COM,SITUBONDO - Gabungan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) tapal kuda, digerebek polisi, Kamis (02/05/2013).

Puluhan mahasiswa ini, digerebek polisi saat berkumpul di salah satu rumah warga yang ada di Kelurahan Dawuan, Kecamatan Situbondo

Puluhan aktitivis mahasiswa yang datang dari luar kabupaten dan berrgabung dengan PMII Situbondo ini, rencananya akan melakukan aksi demo menyambut kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudoyono.

Sayangnya, para mahasiswa ini harus gigit jari karena mereka tidak dapat menyampaikan aspirasinya.

Dengan perasaan kecewa, akhirnya para mahasiswa yang datang dari luar Kabupaten Situbondo harus membubarkan diri dan pulang kedaerahnya masing masing.

Ketua Sekretariat PMII Situbondo Lukaman mengatakan, recananya hari ini para mahasiswa yang tergabung dari PMII ini akan turun, untuk menyampaikan beberapa aspirasi.

Diantaranya, tekait kenaikan BBM atau kelankaan BBM yang selama ini telah meresahkan masyarakat dan masalah kasus korupsi Century yang belum tuntas serta stabilitasi masalah prekonomian.

“Kami dan para sahabat PMII sepakat, hari ini tidak turun,” ujar Lukman, kepada Surya (Tribunnews.com Network).

Alasanya diurungkan aksi ini, karena menyangkut masalah stabilitas dan kondusifitas yang ada di Kabupaten Situbondo.

“Intervensi ada, tapi itu hal yang wajar,” kata Mahasiwa Unars Situbondo ini.

Salah seorang anggota PMII Kabupaten Jember Muhammad Mustakim mengatakan, kedatangannya ke situbondo, hanya untuk silaturahim dengan sahabat PMII yang di Situbondo dan ingin tahu langsung tahu dengan Presiden RI.

Selian itu, pihaknya juga akan menyampaikan banyaknya kasus dan persoalan yang belum diselesaikan di Negara kita yang tercinta ini.

Bahkan, dirinya sangat kecewa, karena dirinya bersama teman temanya yang lain tidak bisa menyampaikan aspirasinya secara langsung kepada presiden.

“Jelas kecewa, apalagi kami ingin menyampaikan aspirasi. Ini negara demokrasi, berarti hak kami dirampas,” Muhammad Mustakim.

Dikonfimasi Surya (Tribunnews.com Network), Kasat Sabara Polres Situbondo, AKP Haryono mengatakan, setelah mendapatkan laporan warga, pihakanya bersama anggota langsung turun ke lokasi untuk mengecek.

“Saat dicek, ternyata ada adik adik mahasiswa yang dating dari luar situbondo,” kata AKP Hariyono.

Sejauh ini, pihaknya sudah mengambil langkah persuasif terhadap para mahasiwa PMII yang rencananya ingin menyampaikan aspirasi saat kedatangan presiden.

Nanun, pihaknya telah berhasil meminta para mahasiswa itu untuk kembali ke daerahnya.

“Untuk mengantisipasi hal yang tidak dinginkan, kami menyarakan para mahasiswa meninggalkan perkampungan ini,” kata AKP Hariyono.
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Surya 

Facebook Comments

0 komentator:

Poskan Komentar

Mohon Ma'af untuk tidak berkomentar yang mengangung SPAM. Silahkan berkomentar sebagai masukan untuk kami. Komentar anda sangat berarti, untuk kemajuan blog ini.
>>> Terimakasih anda telah mengungjungi blog AHMAD MUHIBULLAH/CP:087828150515, Jangan Lupa mampir lagi yahhh <<<