Minggu, 19 Mei 2013

TITIK TERANG. (Sidang Rakyat Segera Dimulai)

TITIK TERANG.

(Sidang Rakyat Segera Dimulai)

Titik Terang, adalah judul pertunjukan Satu Merah Panggung yang akan dipentaskan di Taman Ismail Marzuki awal Juli nanti. Aku menulis naskah, Sutradara dan ikut main. Salah satu topik yang dibahas dalam drama itu adalah masalah Kedaulatan Rakyat seperti di bawah ini.

Kehancuran Indonesia tidak seluruhnya kesalahan SBY, tapi terburuk kehancurannya memang di era dia.

Amin Rais dan antek2 asing republik ini juga berperan merusak sistem kita saat mengamandemen UUD 45. Saat amandemen itulah fungsi Majelis Permusyawaratan Rakyat dimandulkan. Dari dulu, anggota DPR memang otomatis jadi anggota MPR. Tapi ketika mereka di MPR mereka tidak sendirian. Separuh dari gedung itu diisi oleh Utusan Golongan, Utusan Daerah, dll.

Sejak MPR mandul, kita tidak punya lagi GBHN. Garis-garis Besar Haluan Negara. Padahal dengan GBHN inilah MPR seyogianya menjaga Indonesia dari kemungkinan seorang penguasa semena-mena melanggar UUD. Tapi peluang itu jugalah yang dipakai habis-habisan sama SBY dan kroni-kroninya menggadaikan kekayaan Indonesia sesukanya.

Ada 70 lebih UU kita yang berhubungan dengan ekonomi dikonsep Bank Dunia. Misal, UU Investasi Asing. UU ini memberi izin pada investor asing menguasai tanah kita selama 90 tahun. Sejak UU ini diberlakukan tahun 2011, 200 lebih kasus-kasus agraria/tanah ulayat pecah. Rakyat yang melawan dihadapkan pada Brimob, yang tentu saja diwajibkan SBY melindungi kepentingan investor asing. Masih ingat kasus Mesuji yang mencekam itu? Dengan UU itu juga SBY mengkonsesikan ladang emas Papua ke Freeport selama 150 tahun, tanpa seijin rakyat Papua, sementara rakyat Papua dibiarkan miskin, dibiarkan terus menerus menghadapi kekerasan.

Saya sering mendengar kalimat protes "Mengurus Negera Itu Tidak Mudah Bu!". Memang tidak mudah. Tapi kalau niat pemimpinnya adalah menjaga Bangsa dan menghormati hak-hak kedaulatan rakyat. Insyaallah, semuanya akan dimudahkan.

Ratna Sarumpaet

Facebook Comments

0 komentator:

Poskan Komentar

Mohon Ma'af untuk tidak berkomentar yang mengangung SPAM. Silahkan berkomentar sebagai masukan untuk kami. Komentar anda sangat berarti, untuk kemajuan blog ini.
>>> Terimakasih anda telah mengungjungi blog AHMAD MUHIBULLAH/CP:087828150515, Jangan Lupa mampir lagi yahhh <<<