Kamis, 02 Mei 2013

VIDEO: Beteguh, Guru 12 Tahun Pejuang Anak Rimba di Jambi

Beteguh, Bocah SMP yang Jadi Guru Orang Rimba

Beteguh, Guru Belia di Hutan Belantara dan Mimpi-mimpi Besarnya

AKSI Hari Pendidikan di Sulawesi Selatan  

Penidikan yang Layak adalah sebuah keharusan Pemerintah, untuk mencerdaskan Anak Indonesia


### Beteguh, Mengabdi untuk Rimba ###
Beteguh adalah remaja rimba yang menempati kawasan Taman Nasional Bukit Duabelas di Kabupaten Sarolangun, Jambi. Ia adalah salah satu dari sedikit anak rimba yang berhasil meretas aksara, bahkan menjadi guru bagi teman-temannya. Dia mengajari lebih 50 anak membaca, menulis dan berhitung. Cita-citanya sederhana, ingin mencerdaskan anak rimba. (Kompas/Irma Tambunan)
Tidak harus menjadi sarjana untuk mengabdi sebagai guru. Beteguh, bocah 12 tahun yang baru duduk di bangku SMP terpanggil untuk mengajari bocah 'rimba' Suku Anak Dalam yang tinggal di Kawasan Hutan Taman Nasional Bukit 12, Jambi.
====================================================

Dalam tayangan Liputan 6 SCTV, Kamis (2/5/2013), ia mengaku ingin sukunya bisa maju dengan tetap mempertahankan budaya mereka.

Berkumpul di bawah sebuah pohon rindang, Beteguh mengumpulkan bocah-bocah Suku Anak Dalam di Kawasan Hutan Taman Nasional Bukit 12, Jambi. Berbekal sebuah papan tulis dan beberapa lembar kertas, ia mengajari bocah-bocah ini membaca dan menulis.

Beteguh merupakan satu dari sedikit Suku Anak Dalam yang bisa membaca. Meski baru berusia 12 tahun, ia merasa terpanggil untuk mencerdaskan sukunya.

Guru muda ini ingin Suku Anak Dalam bisa membaca, menulis dan berhitung agar tidak tertipu ketika berinteraksi dengan warga di luar hutan. Remaja ini juga bercita-cita mendapat pendidikan yang lebih tinggi.

Beteguh kini duduk di bangku kelas 1 SMP Negeri 1 Atap di Kecamatan Air Hitam, Sarolangun, Jambi. Untuk memijakkan kaki sampai ke sekolah, ia harus berjalan kaki selama 2 jam. Karena aktivitasnya mengajar dan membantu orang tua di hutan, Beteguh tidak bisa sekolah setiap hari. Meski demikian, ia dikenal sebagai anak yang pintar. Otaknya tetap encer.

Sebagai suku terasing yang hidup berpindah-pindah, Suku Anak Dalam mencoba mempertahankan nilai-nilai budayanya. Namun, bagi beteguh, tanpa pengetahuan, Suku Anak Dalam akan semakin tertinggal dan tergusur dari hutan tempat mereka tinggal. (Riz)

http://news.liputan6.com/read/576513/video-beteguh-guru-12-tahun-pejuang-anak-rimba-di-jambi

Facebook Comments

0 komentator:

Poskan Komentar

Mohon Ma'af untuk tidak berkomentar yang mengangung SPAM. Silahkan berkomentar sebagai masukan untuk kami. Komentar anda sangat berarti, untuk kemajuan blog ini.
>>> Terimakasih anda telah mengungjungi blog AHMAD MUHIBULLAH/CP:087828150515, Jangan Lupa mampir lagi yahhh <<<