Kamis, 20 Juni 2013

OPINI MASYARAKAT VS FAKTA TENTANG DEMO MAHASISWA

dari Purnama Putra Bulan di grup Universitas Negeri Makassar.
Selamat malam kawan-kawan dimana saja berada, izin berbagi kata, mungkin pesan ini penting untuk kita dan orang-orang disekitar kita. [copy dari kawan sebelah :)]

Saat mendengar atau menyaksikan mahasiswa demo kita selalu bilang:
1. "Bikin macet saja" --> Padahal ketika gak ada demo tetap saja macet. Tetap saja status kemacetan bertebaran dimana2 karena kita juga yg kadang menjadi penyebab kemacetan --- tidak sabaran.

2. RUGI! ---> Ya, memang mereka rugi karena mereka tahu arti berkorban. Mereka bukan tipe2 orang yg cuma tahu duduk di depan TV & berkata "kasihan" kepada masyarakat miskin. Bukan juga orang2 yang hanya tahu "sukses itu = berguna", mereka empati & berusaha untuk berguna melalui aksi.

3. "Buang-buang waktu saja" ---> Mereka tidak memBUANG waktu, mereka meNYUMBANGkan waktunya untuk menyuarakan suara rakyat ketika mereka mungkin juga merasa telah menggunakan BBM subsidi, tapi cukup tahu diri untuk tetap memperjuangkan hidup masyarakat miskin.

4. "Kalian menghalangi aktifitas kami" --> Mereka hanya menjalankan fungsinya untuk mengontrol pemerintahan yang mereka tahu tujuan pemerintah memang baik tapi caranya mungkin kurang tepat agar tidak menambah kesusahan orang susah di negeri ini. Gangguan terhadap aktifitas kita beberapa hari saja tidak sebanding dengan gangguan jiwa,mental & fisik mereka yg berada di bawah kita -- di bawah kewajaran. Mereka melihat kaum papa, kita masih buta akan hal itu. Mereka peduli, kita yang egois.

5. "Tidak usah mengeluh, toh kalau memang takdirnya untuk naik, ya akan naik" ---> Mereka hanya berusaha di awal jika tidak berhasil, setidaknya mereka telah berusaha & tidak akan mengeluh ketika hidup terasa sulit karena mereka sudah merasakan bahwa perjuangan menyuarakan suara rakyat jauh lebih sulit. Karena mereka tahu bahwa orang2 yg mengecam merekalah & yg sok bijak yang akan update status & mengeluh tentang sulitnya hidup nantinya.

6. "Kuliah saja sana, belajar baik2, biar nanti bisa jadi anggota DPR untuk bisa menurunkan BBM kalau bisa digratiskan" ---> Toeng. Mereka tahu kapan waktu demo, kapan waktu untuk belajar. Mereka juga ingin menjadi anggota DPR tapi sayangnya gak punya banyak uang tuk buat kampanye, mau ngutang dulu ujung2nya kalau naik, bayar utang pakai dana rakyat.

7. "Pemerintah punya alasan & maksud baik" ---> Layaknya pemerintah, demonstran juga punya punya alasan & maksud baik, hanya saja pemerintah & mahasiswa memiliki cara yg berbeda untuk mewujudkan maksud baik itu. Pemerintah & mahasiswa sama2 manusia yg juga wajar jika keliru. Melihat dua sisi memang sedikit membuat kita mengerti.

8. "Bekerja keras saja untuk memenuhi kebutuhan" ---> Mereka jauh lebih tahu arti kerja keras daripada kita. Sebenarnya mereka bukan orang susah. Cuma mereka memiliki mata yg terbuka lebar & hati yang peka terhadap orang2 yang tak seberuntung mereka.

Jadi cukup jelas, bahwa merekalah yang sebenarnya PEJUANG, kita hanya PENIKMAT saja.. Jadi kita harus tahu diri untuk mengontrol lidah kita untuk mengecam PEJUANG kita, caranya mungkin kurang menyenangkan, tapi maksudnya bisa menjadi alasan untuk tidak mengutuk & mengecam mereka.

Btw, duluu... Saya juga orang yg protes terhadap demo mahasiswa, tapi setelah saya pelajari, sy mulai belajar bahwa saya harus cukup tahu diri ketika saya sedang diperjuangkan & harus lebih banyak latihan lagi untuk tidak menilai sesuatu dari covernya saja --- dari apa yg terlihat saja. Ketika saya tidak dapat turun untuk membantu, mengontrol lidah saya mungkin jauh lebih baik. ^^

Orang yang rindu untuk berguna memang sering mendapat kecaman atas penilaian cover saja.. HIDUP MAHASISWA!!!

Facebook Comments

0 komentator:

Poskan Komentar

Mohon Ma'af untuk tidak berkomentar yang mengangung SPAM. Silahkan berkomentar sebagai masukan untuk kami. Komentar anda sangat berarti, untuk kemajuan blog ini.
>>> Terimakasih anda telah mengungjungi blog AHMAD MUHIBULLAH/CP:087828150515, Jangan Lupa mampir lagi yahhh <<<