Minggu, 12 Januari 2014

40 TAHUN MALARI: KEPELOPORAN GERAKAN MAHASISWA & "EARLY WARNING" TENTANG "ARUS BALIK" PENJAJAHAN ASING YG TELAH MENJADI KENYATAAN

40 TAHUN MALARI:
KEPELOPORAN GERAKAN MAHASISWA & "EARLY WARNING" TENTANG "ARUS BALIK" PENJAJAHAN ASING YG TELAH MENJADI KENYATAAN

By: Haris Rusly
(Aktivis Mahasiswa 1998, Yogyakarta)

Sebagai seorang aktivis mahasiswa, Hariman & Peristiwa Malari, 14 Januari 1974, adalah sebuah inspirasi. Gerakan mahasiswa tahun 1974 yg dipimpin Hariman Siregar adalah kepeloporan gerakan mahasiswa melawan "arus balik" penjajahan asing, yg hadir dalam bentuk baru, yaitu melalui sistem ekonomi pasar bebas, yg menyediakan karpet merah bagi perampokan kekayaan bangsa Indonesia.

Hariman & peristiwa Malari 1974 juga adalah "early warning" atau sebuah peringatan dini terhadap ancaman penguasaan modal asing terhadap sebuah bangsa, yg selalu menempatkan pemerintahan sebuah negara sebagai bonekanya.

Kini, peringatan dini yang disampaikan oleh Hariman Siregar & kawan-kawan 40 tahun lalu telah menjadi kenyataan yg dihadapi bangsa kita, yang kini sedang menghadapi "arus balik" penjajahan asing yg telah diusir tahun 1945.

Dominasi politik melalui demokrasi liberal, di mana arah negara & penentuan pemimpin negara melalui opini yg dikendalikan oleh segilintir pemodal (asing dan nasional) yg punya media atau membeli media. Kini, negara tak lagi ditentukan oleh partisipasi, kerjasama, musyawarah dan mufakat yg melibatkan seluruh rakyat dari berbagai elemen & komponen yg beragam.

Eksploitasi ekonomi & perampokan kekayaan alam serta penghancuran karakter bangsa Indonesia oleh kekuatan asing yang bersekutu dengan elite politik nasional & lokal adalah kenyatan pedih dan menyakitkan yang sedang kita hadapi.

Perbedaan antar Peristiawa Malari 1974 dengan keadaan saat ini adalah tak adanya gerakan mahasiwa yg menentang arus balik balik penjajahan asing yg memporak-porandakan bangsa & negara Indonesia.

Semoga peringatan 40 tahun Malari menginspirasi lahir kembalinya gerakan mahasiswa dan pemuda yg teguh menentang arus balik penajajahan asing.

Facebook Comments

0 komentator:

Poskan Komentar

Mohon Ma'af untuk tidak berkomentar yang mengangung SPAM. Silahkan berkomentar sebagai masukan untuk kami. Komentar anda sangat berarti, untuk kemajuan blog ini.
>>> Terimakasih anda telah mengungjungi blog AHMAD MUHIBULLAH/CP:087828150515, Jangan Lupa mampir lagi yahhh <<<