Rabu, 26 Februari 2014

Dialog: Golput Terancam Pidana





Golongan Putih alias Golput masih menjadi masalah Pemilihan Umum di Indonesia. Jumlah golput dari Pemilu ke Pemilu kian bertambah dan diperkirakan naik pada Pemilu 2014. Banyak cara dilakukan demi mengurangi angka golput ini. Yang terbaru, ada keinginan agar mereka yang mengajak orang lain golput dipidana.


============================================

Sumber Komentar dari video tersebut di youtube:

Stream

 
Hidup Golput 
Balas
 · 
 
Golput adalah "Sebuah Pilihan Politik", bukan tidak memilih. Dalam konteks ekspresi Sdr. Indra Budiman tersebut, seharusnya kita sebagai warga negara dapat melihat dengan benar, bahwa negara yang di pondasikan dengan kejujuran dan perjuangan kini telah tergantikan oleh kemunafikan dan korupsi.

Ini adalah sebuah langkah menyadarkan para penyelengara negara termasuk KPU, agar tidak memandang Masyarakat hanya sebagai partisipan, namun dapat memandang masyarakat sebagai pemilik bangsa ini. Sehingga dapat lebih menghormati dan mengikuti suara Rakyat yang ingin kesejahteraan terjadi di Bangsanya. 
Balas
 · 
 
pidana aja maling ...kl saya tdk sudi milih enak aja milih maling
Balas
 · 
 
Golput itu adalah pilihan terseksi untuk menelenjangi pembodohan dan keegoisan yang terjadi di sistem politik negeri ini. Golput adalah kesadaran....!
 by: steve
Balas
 · 
1
 
klw kita warga negara indonesia,ya harus ikutin aturan uud yg ada di indonesia,bila tdk mengikuti aturan yg ada berarti penghianat bangsa..........
Balas
 · 
 
Mantap...oknum yang baik akan berubah jahat karena ada tekanan partai...ingat pak.. suara suara kami, bukan suara anda. kami tidak memilih karena hak kami. bukan hak partai. Hidup bung Indra. Golput adalah pilihan.
Balas
 · 
 
Demokrasi adalah bentuk pemerintahan yang semua warga negaranya memiliki hak setara dalam pengambilan keputusan yang dapat mengubah hidup mereka. Kalau masyarakat banyak yang memilih golput lalu kenapa "Golput dipidana?" Kalaupun sudah jelas banyak yang golput (dilihat dari studi kasus pemilu silam) seharusnya pemerintah ini mengoreksi kebijakan yang "egois & arogan". Golput ini terjadi bukan karna tidak mengikuti uud, melainkan memberikan kesadaran bahwa praktek politik yang selama ini terjadi tidak seperti yang kita harapakan. Banyaknya orang yang golput menandakan negara kita ini sedang terkena musibah. Obatnya bukan memaksa ikut pemilu dan menakut nakuti, tapi dengan menghilangkan praktek "KKN". Parpol yang selama ini berdiri melihat legitimasi dari money oriented, bukan "calon" yang bersih. Negri kita ini masyarakatnya sudah mulai pintar, dengan semakin banyaknya golput itu menandakan suara rakyat yang sebenar benarnya (Demokrasi).  Ekspresi Sdr. Indra Budiman tersebut sebagai koreksi yang ditujukan pada "parpol" bahwa memilih "calon" itu bukan untuk membesarkan "Partai" tetapi "MEMAJUKAN BANGSA INDONESIA." 
Balas
 · 
 
Hidup Golput .....
Balas
 · 

Facebook Comments

0 komentator:

Poskan Komentar

Mohon Ma'af untuk tidak berkomentar yang mengangung SPAM. Silahkan berkomentar sebagai masukan untuk kami. Komentar anda sangat berarti, untuk kemajuan blog ini.
>>> Terimakasih anda telah mengungjungi blog AHMAD MUHIBULLAH/CP:087828150515, Jangan Lupa mampir lagi yahhh <<<