Selasa, 15 April 2014

PRESIDEN MANDATARIS MODAL ASING, KONGLOMERAT HITAM & POLITISI MALING

Note 15|04|2014

PRESIDEN MANDATARIS MODAL ASING, KONGLOMERAT HITAM & POLITISI MALING

By: Haris Rusly |Petisi 28

Aku tak terlibat dalam tim sukses Capres, namun sebagai warga negara, dadaku terasa sesak membaca berita perundingan tertutup antara Ketua Umum PDIP Megawati & Capres Jokowi dengan sejumlah Duta Besar, termasuk Dubes Amerika. KENAPA JUSTRU KITA YG MENGUNDANG INTERVENSI ASING DALAM PILPRES?

Catatan aku, bila mekanisme Pilpres langsung tetap dipertahankan, maka seorang Presiden terpilih dipastikan akan menjadi mandataris modal asing, konglomerat hitam & politisi maling.

Pilpres langsung membutuhkan biaya yg tak sedikit, bisa mencapai puluhan triliun, untuk anggaran tim sukses, belanja iklan, cetak atribut hingga untuk money politic. Dana sebesar itu tak mungkin diperoleh dari sumber yg "halal & tidak mengikat".

Minimal ada dua cara memobilisasi dana untuk memenangkan seorang Capres. Pertama, melalui merampok uang negara di APBN, Pajak, Bank, jual izin eksploitasi SDA. Kedua, dana Capres didapatkan dari sumbangan sejumlah konglomerat nasional & perusahaan asing. Seluruh sumbangan yg diberikan konglomerat nasional & perusahaan asing tentu tak mungkin tanpa maksud.

KATA PEPATAH: "NO FREE LUNCH" (TAK ADA MAKAN SIANG GRATIS).

Bantuan tersebut pasti disertai sejumlah komitmen yg mengikat antara si Capres dengan konglomerat hitam & perusahaan asing, termasuk menjual kedaulatan negara.

Belajar dari pengalaman Pilpres langsung di era Presiden SBY & Pilkada langsung, pada pasca Pilpres & Pilkada, Presiden & Kepala Daerah terpilih disandera oleh kontraktor lokal, konglomerat hitam & modal asing.

Karena itu, pasca Pileg ilegel 2014, para Ketua Umum Parpol mestinya mempelopori KONSENSUS NASIONAL untuk mengembalikan posisi MPR sebagai lembaga tertinggi. MPR dikembalikan fungsinya untuk memilih Presiden RI. Pilpres langsung dihentikan.

PRESIDEN RI HARUS MERUPAKAN MANDATARIS MPR-RI, BUKAN MANDATARIS MODAL ASING, KONGLOMERAT HITAM & POLITISI MALING.

¤¤¤

Facebook Comments

0 komentator:

Poskan Komentar

Mohon Ma'af untuk tidak berkomentar yang mengangung SPAM. Silahkan berkomentar sebagai masukan untuk kami. Komentar anda sangat berarti, untuk kemajuan blog ini.
>>> Terimakasih anda telah mengungjungi blog AHMAD MUHIBULLAH/CP:087828150515, Jangan Lupa mampir lagi yahhh <<<