Minggu, 18 Mei 2014

Renungan: ANOMALI CERITA "DALANG" & "WAYANG" DALAM POLITIK MENJELANG PILPRES 2014

♢♢♢ Note 18|05|2014

Renungan: ANOMALI CERITA "DALANG" & "WAYANG" DALAM POLITIK MENJELANG PILPRES 2014

By: Haris Rusly |Petisi 28

Mahabarata mengisahkan perang saudara antara anak-anak nya Pandu (Pandawa atau putra Pandu) dengan anak-anaknya Dretarastra (Kurawa atau Wangsa Kuru).

Pandawa diidentikan dengan aspek positif dari kehidupan, yaitu menjunjung tinggi nilai-nilai & moralitas. Sedangkan Kurawa diasosikan dengan aspek negatif, tamak, haus kekuasaan, menghalalkan segala cara, dll.

Dalam kitab agama samawi (Yahudi, Kristen, Islam), sifat-sifat kurawa tersebut digambarkan sebagai sifat-sifat syaitan, sementara sifaf pandawa dapat dikategorikan dengan sifat malaikat. Dalam tradisi tiongkok, kita kenal dengan keseimbangan Ying dengan Yang. Dalam hukum kimia & fisika, kita kenal istilah Positif dan Negatif.

Bila kita membaca secara runtut cerita Mahabarata, maka kita dapat menemukan pesan tersembunyi dari kisah tersebut, yaitu hukum 'dalang" & "wayang". Sehebat apapun usaha manusia, tetap saja manusia hanyalah wayang dari sang Maha Dalang yg memegang seknario besar dari kehidupan, yaitu Tuhan yg maha kuasa.

Di India, kisah tersebut hanya diungkap melalui cerita lisan maupun tulisan. Menariknya, oleh para rohaniawan di Jawa, cerita Mahabarata diangkat menjadi pentas per-wayangan. Dalam perwayangan, substansi mahabarata diperlihatkan melalui hubungan antar sang dalang yg memegang kendali cerita dengan wayang.

Sayangnya kita justru terjebak semata pada kisah perwayangan perseteruan antara kurawa & pandawa & melupakan substansinya.

Substansi dari kisah Mahabarata hanya satu, yaitu yg maha dalang itu hanya satu, kebenaran juga hanya satu, yaitu Tuhan, yg maha menentukan selurus seknario & arah dari kehidupan.

Bagaimana dengan politik menjelang Pilpres? Keadaan makin rumit & anomali. "Ada wayang yg dimainkan oleh lebih dari lima orang dalang (king maker). Ada dalang yang tak punya wayang & sekenario. Ada wayang yg tak dikendalikan oleh dalang".

♢♢♢

Facebook Comments

0 komentator:

Poskan Komentar

Mohon Ma'af untuk tidak berkomentar yang mengangung SPAM. Silahkan berkomentar sebagai masukan untuk kami. Komentar anda sangat berarti, untuk kemajuan blog ini.
>>> Terimakasih anda telah mengungjungi blog AHMAD MUHIBULLAH/CP:087828150515, Jangan Lupa mampir lagi yahhh <<<