Kamis, 28 Agustus 2014

Kabar "Gembira" EPISODE "RIA JENAKA" AKAN KEMBALI TAYANG DALAM ALAM NYATA SOSIAL & POLITIK

Jenaka 28|08|2014

Kabar "Gembira"
EPISODE "RIA JENAKA" AKAN KEMBALI TAYANG DALAM ALAM NYATA SOSIAL & POLITIK

By: Haris Rusly |Petisi 28

Bagi kita yg pernah nonton TVRI era 1990-an, pasti akan rindu sebuah acara lawakan yg lucu namun penuh tata krama, acara Ria Jenaka, yg menampilkan dagelan & olok-olokan dari empat Punokawan, Semar, Petruk, Bagong & Gareng.

Kini, kita tak perlu menanti ditayangkan kembalinya Ria Jenaka di TVRI, karena Ria Jenaka akan hadir dalam wujud yg nyata dalam kehidupan sosial & politik bangsa kita.

Bayangkan saja, ke depan kita akan menyaksikan peristiwa yg lucu banget, tentang tindak tanduk para aktivis yg tak sanggup lagi dijelaskan pakai analisa teoritik, karena mereka sendiri adalah pengusung teori & ideologi yg menolak neoliberalisme & kebijakan pencabutan subsidi (BBM, dll.).

Namun kini, mereka pasti jadi pelopor di barisan terdepan meneriakan "ayo dukung penaikan harga BBM, karena pencabutan subsidi akan mensejahterakan rakyat, bila perlu harga BBM dinaikkan hingga 200-500 %, karena makin mahal harga BBM akan berdampak pada makin meningkatnya kesejahateraan rakyat"....weeekekekeke

Kita juga akan menyaksikan peristiwa dagelan lainnya, ada Parpol yg dulu sangat konsisten menolak penaikan harga BBM, bahkan dengan menerbitkan buku saku berjudul "Postur APBN-P 2013 Pro Desa". Buku saku tersebut berisikan APBN-P 'Tandingan' Tanpa Penaikan Harga BBM & dibagikan saat pleno DPR-RI.

Kini, Parpol tersebuat justru yg terdepan mendesak Presiden yg sedang berkuasa untuk menaikkan harga BBM sebelum pensiun Oktober 2014. Buku Saku Postur APBN-P Tandingan telah dimasukkan kembali ke saku....huaahihihi

Kelak, ada juga Parpol yg dulunya pernah berkuasa ngotot dengan berbagai argumentasi mendukung penaikan harga BBM, namun kini, katanya "demi tidak memberatkan kehidupan rakyat yg sedang susah, Parpol tersebut akan menolak penaikan harga BBM"...Huaaaxixixi

Dalam kegembiraan, tanpa sadar air mataku menetes sedih menyaksikan kenyataan ini.

Facebook Comments

0 komentator:

Poskan Komentar

Mohon Ma'af untuk tidak berkomentar yang mengangung SPAM. Silahkan berkomentar sebagai masukan untuk kami. Komentar anda sangat berarti, untuk kemajuan blog ini.
>>> Terimakasih anda telah mengungjungi blog AHMAD MUHIBULLAH/CP:087828150515, Jangan Lupa mampir lagi yahhh <<<