Rabu, 20 Agustus 2014

MENJADIKAN "KEBENARAN & KEADILAN" SEBAGAI BARANG TARUHAN DALAM PERMAINAN DADU

Note 20|08|2014

Seri 14
MENJADIKAN "KEBENARAN & KEADILAN" SEBAGAI BARANG TARUHAN DALAM PERMAINAN DADU

By: Haris Rusly |Petisi 28

Hampir seluruh keluarga Kurawa tewas di medan Kurusetra, 99 anak Destarata telah dibunuh oleh Bima. Tersisa Duryodhono & pamannya, Sekuni, yg sengaja belum dibunuh.

Kurawa di ambang kekalahan, namun Sekuni tetap memutar kecerdikan untuk memindahkan pertempuran fisik ke medan peperangan non fisik, yaitu dengan mengajak Sre Kresna untuk menentukan pemenang perang melalui meja permainan dadu.

Kresna menerima tantangan Sengkuni bermain dadu. Dalam permain dadu tersebut, Sengkuni menggunakan seluruh kesempatannya untuk melempar dadunya. Namun, Kresna tak sekalipun menggunakan kesempatan untuk melempar dadunya.

"Seorang penjudi tangguh, pasti tahu kapan dia bermain dadu & kapan dia tak bermain dadu. Kapan dia melempar dadu & kapan dia tak melempar dadu", ujar Kresna.

"Wahai paman Sengkuni, seperti permainan dadu, manusia selalu mencoba untuk mengontrol hasil dari perbuatannya. Mereka mencoba untuk membelokan hasilnya agar sesuai dengan keinginannya", ujar Kresna.

"Tapi, ketika diberikan sebuah dadu, seorang penjudi bisa tetap menahan diri untuk berjudi, walaupun seluruh hartanya telah hilang dipertaruhkan di meja judi. Dia gagal menyadari bahwa bukan dia yg mengontrol dadu. Tetapi sebaliknya, dadu yg mengontrol dirinya", lanjut Sre Kresna.

"Dia terus bergerak sambil melempar dadunya. Dia pikir dia akan menang, padahal tanpa sadar dia telah menciptakan sebab-sebab yg mengakibatkan kekalahan dirinya", tegas Kresna.

"Di dalam kehidupan nyata juga, manusia berfikir apakah dia akan mendapat hasil yg sesuai dengan keinginannya. Namun, manusia cenderung tak berfikir apakah waktunya tepat atau tidak untuk melakukan sesuatu".

"Namun Paman Sengkuni, nasib kebenaran & keadilan tak bisa dijadikan barang taruhan di atas meja judi. Kebenaran & keadilan harus tegak melalui medan pertempuran, bukan di medan permainan dadu", tegas Sre Kresna.

Facebook Comments

0 komentator:

Poskan Komentar

Mohon Ma'af untuk tidak berkomentar yang mengangung SPAM. Silahkan berkomentar sebagai masukan untuk kami. Komentar anda sangat berarti, untuk kemajuan blog ini.
>>> Terimakasih anda telah mengungjungi blog AHMAD MUHIBULLAH/CP:087828150515, Jangan Lupa mampir lagi yahhh <<<