Sabtu, 13 September 2014

KALAU TIDAK BOLEH DITARIK MUNDUR. LALU DEMOKRASI LIBERAL MAU MAJU KEMANA ?

Oleh : Salamuddin Daeng (AEPI)

Reformasi, otonomi derah, Pilkada Langsung telah melahirkan perpecahan elite, konflik sosial, konflik antar daerah yang mengarah pada perpecahan bangsa.

Bayangkan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia ini, benturan benturan antar daerah marak. Sampai saat ini jumlah kasus sengketa perbatasan antar daerah mencakup 82 segemen yang melibatkan 19 Provinsi dan 81 Kabupaten/Kota dan dari 449 segmen batas antar daerah diduga berpotensi terjadi sengketa.

Sementara Pilkada langsung telah melahirkan konflik mulai dari level elite, hingga level rakyat.

Berdasarkan catatan Mahkamah Konstitsi (MK) hingga 23 September 2013 lalu, perkara perselisihan hasil Pemilukada mendominasi perkara yang ditangani MK. Secara keseluruhan terdapat 615 perkara perselisihan hasil Pemilukada yang ditangani MK.

Pada level rakyat konflik sosial terus meningkat sebagai buntut dari pilkada langsung.

Data Ditjen Otda Kemdagri Juni 2013 bahwa pascakonflik akibat pilkada langsung jumlah korban meninggal dunia 59 orang, korban luka 230 orang, kerusakan rumah tinggal 279 unit, kerusakan kantor pemda 30 unit, kantor polisi enam unit, dan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) daerah 10 unit.

Selain itu, jumlah kerusakan fasilitas umum 156 lokasi, kantor partai politik 11 unit, kantor media/surat kabar tiga unit, kendaraan 25 unit dan kawasan pertokoan satu unit di Kota Palembang.

Ditengah tengah gelanggang perpecahan elite dan konflik sosial penjajahan asing masuk mendominasi penguasaan kekayaan alam, para sindikat dan mafia menjarah apa saja yang mereka bisa jarah. Sementara rakyat tengah asik saling menyerang, membakar dan membunuh.

Seperti kata Jusuf Kalla di era reformasi ini tinggal Istana Negara yang belum dibakar massa....Eh ternyata istana terbakar sendiri..Jadi demokrasi liberal ini mau maju kemana ?? selamat ahir pekan ..

Facebook Comments

0 komentator:

Poskan Komentar

Mohon Ma'af untuk tidak berkomentar yang mengangung SPAM. Silahkan berkomentar sebagai masukan untuk kami. Komentar anda sangat berarti, untuk kemajuan blog ini.
>>> Terimakasih anda telah mengungjungi blog AHMAD MUHIBULLAH/CP:087828150515, Jangan Lupa mampir lagi yahhh <<<