Rabu, 05 November 2014

MENTALITAS BANGSA KLIEN DAN REVOLUSI MENTAL

Berikut adalah tulisan yg rasanya menjadi dasar teoritik terkait gagasan revolusi mental yang digulirkan oleh Jokowi, yg merupakan tulisan opini almarhum Pak Kunto (DR. Kuntowijoyo. sejarawan UGM), perintis "Ilmu Sosial Profetik" (Ilmu Sosial Kenabian). Tulisan opini berikut adalah tulisan terakhir Pak Kunto sebelum beliau wafat, yg dimuat di Kompas (cetak) edisi Kamis 23 Desember 2004, beberapa saat setelah SBY-JK terpilih sebagai Presiden pada pilpres 2004.

Selamat membaca:

----------
MENTALITAS BANGSA KLIEN
Oleh: Kuntowijoyo
----------

KITA belajar dari Pemilu 2004, pilpres 2004, tayangan teve, kehidupan sehari-hari, dan dari hubungan internasional. Kesimpulannya tidak menggembirakan. Kita sekarang jadi bangsa klien (klien yang tergantung pada patron).

Melalui modal dan produk, kita menjadi klien Amerika, Eropa, Jepang, Taiwan, Korea Selatan, Singapura, dan RRC. Melalui tenaga kerja Indonesia (TKI)/ tenaga kerja wanita (TKW), kita menjadi klien Malaysia dan Timur Tengah. Melalui teve, kita menjadi klien Amerika, Jepang, Amerika Latin, Taiwan, dan India. Melalui utang, kita menjadi klien IMF, Bank Dunia, ADB, CGI, dan IDB.

Presiden 2004-2009 harus dapat mengubah bangsa klien menjadi bangsa mandiri. Sementara itu, mentalitas kita pun juga harus berubah. Pada tahun 1945, kita sudah berubah dari bangsa terjajah menjadi bangsa mandiri. Kemudian kita terpuruk menjadi bangsa klien. Kalau salah urus, dari bangsa klien kita bisa jadi bangsa kuli, dari bangsa kuli menjadi "gelandangan di rumah sendiri"-istilah Emha Ainun Nadjib.

Karena sekarang ini kita menjadi bangsa klien, mentalitas kita telah rusak. Agar supaya mentalitas itu tidak mengganggu kesehatan mental elite dan massa, harus dilakukan perubahan. Perubahan itu ialah dari bangsa klien kembali jadi bangsa yang mandiri.

Lebih Lebih Lengkap Silahkan Buka dan Baca Link Berikut: MENTALITAS BANGSA KLIEN |
------------------
iepsh.orghttp://iepsh.org/­?p=711

Facebook Comments

0 komentator:

Poskan Komentar

Mohon Ma'af untuk tidak berkomentar yang mengangung SPAM. Silahkan berkomentar sebagai masukan untuk kami. Komentar anda sangat berarti, untuk kemajuan blog ini.
>>> Terimakasih anda telah mengungjungi blog AHMAD MUHIBULLAH/CP:087828150515, Jangan Lupa mampir lagi yahhh <<<