Kamis, 27 November 2014

Tolak Harga BBM Naik, HMI Subang Sandera Mobil Pertamina 27/11/2014



LASKAR HIJAU-HITAM
HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM
SE-KOMISARIAT CABANG SUBANG
======================================

PERNYATAAN SIKAP

Assallamuallaikum
wr.wb Salam Perlawanan...!!! untuk kita semua,hari ini kami dari
Himpunan mahasiswa islam se-komisariat cabang subang kembali turun
kejalan untuk menolak kenaikan harga BBM yang sudah diputuskan oleh
rezim jokowidodo,karna kami menilai kenaikan harga BBM yang dilakukan
oleh Rezim jokowidodo telah melanggar UU no 12 tahun 2014,kenaikan harga
BBM yang dilakukan oleh rezim jokowidodo tidak sah,inkonsitusional dan
patut dipertanyakan? Apalagi undang-undang telah mengatur tata cara
penyesuaian harga BBM dalam negeri.

Dimana salah satu alasannya
adalah harga minyak mentah dunia. “Dalam Pasal 14 Ayat (13) Anggaran
untuk subsidi energi yang merupakan bagian dari Program Pengelolaan
Subsidi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat disesuaikan dengan
kebutuhan realisasi pada tahun anggaran berjalan berdasarkan realisasi
harga minyak mentah.

Ditambah lagi kebijakan itu diambil karna
ingin menekan defisit APBN yang semakin tinggi, seharusnya pemerintah
lebih melakukan efesiensi belanja Negara bukan justru menaikan harga BBM
yang berimplikasi langsung dengan masyarakat miskin dengan menaikan
harga BBM jelas-jelas dengan berbagai ancaman lansung akan semakin
menjerat Rakyat.

Selain akan menyebabkan Rakyat semakin tercekik
akibat melambungnya harga kebutuhan pokok (Sandang, Pangan dan, Papan),
Pilihan Kebijakan Jokowi (Menaikkan harga BBM) paling utama akan
menyebabkan kaum tani semakin terjerat atas kelicikan lintah darat
dengan bunga hutang yang berlipat akibat mahalnya biaya produksi
pertanian, hingga ancaman perampasan dan monopoli tanah semakin terbuka
lebar dan tidak dapat dihindarkan.presiden Jokowidodo dalam menaikan
harga BBM tidak ada bedanya dengan Rezim-rezim penindas sebelumnya, maka
rakyat juga harus memperkuat persatuan dan perlawanan menuntut
pemenuhan hak ekonomi dan social lainnya, serta bersama-sama membuka
“Topeng Jahat Jokowi” dibalik Jargon Nasionalis dan Anti Korupsi yang
dijadikan sebagai pembungkus dan sandaran Popularitasnya selama ini.

Dengan
kebijakan pemerintah yang menyengsarakan rakyat, maka kami HIMPUNAN
MAHASISWA ISLAM SE-KOMISARIAT CABANG SUBANG menyatakan sikap mosi tidak
percaya terhadap Rezim Jokowi beserta jajaranya dan menuntut
  1. Batalkan Penaikan Harga BBM karna kenaikan harga BBM dinilai tidaksesuai dengan UU No.12 Tahun 2014 tentang APBN-P Tahun 2014, khususnyaPasal 14 ayat (3). Pasal mensyaratkan, kenaikan mesti merujuk pada hargaminyak mentah dunia. Sebaliknya, harga minyak mentah dunia mengalami penurunan lebih rendah di bawah asumsi APBN-P 2014.
  2. Kutuk dan adili tindakan represif dan brutalisme aparat kepolisian terhadap mahasiswa karena melanggar HAM (Hak Asasi Manusia) yang diatur dalam Undang-Undang No. 9 Tahun 1998, tentang Hak Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. dan melanggar Peraturan Kapolri nomor 8 tahun 2009 tentang pedoman implementasi Hak Asasi Manusia.
  3. Tangkap dan adili setan neoliberalisme dan mafia Migas. Cabut UU Migas No 22 Tahun 2001. Nasionalisasikan aset-aset Migas yang dikuasai Kontrak karya besar dan asing serta turunkan harga sembako bagi rakyat indonesia.

Korlap : Teguh Ibnu Nuryana

Facebook Comments

0 komentator:

Poskan Komentar

Mohon Ma'af untuk tidak berkomentar yang mengangung SPAM. Silahkan berkomentar sebagai masukan untuk kami. Komentar anda sangat berarti, untuk kemajuan blog ini.
>>> Terimakasih anda telah mengungjungi blog AHMAD MUHIBULLAH/CP:087828150515, Jangan Lupa mampir lagi yahhh <<<