Kamis, 20 Agustus 2015

BELUM JUGA SATU TAHUN MEMERINTAH, TABIR KETIDAKMAMPUAN PYM PRESIDEN JOKO MEMIMPIN NEGARA TERSINGKAP TELANJANG

Siaran Pers
20/08/2015

By: Haris Rusly (Petisi 28)

Belum juga genap satu tahun dilantik jadi Presiden, tabir yg menutupi kegagalan & ketidakmampuan PYM Presiden Joko mulai tersingkap. Kini publik dapat menyaksikan secara "live" & telanjang ketidakmampuan PYM Presiden Joko memimpin negara.

Melalui adu mulut antara Rizal Ramli versus Luhut, JK & Rini Soemarno, kita dapat dapat menarik kesimpulan bahwa selama 10 bulan PYM Presiden Joko menjalankan pemerintahannya tanpa sebuah konsepsi, tanpa arah & tujuan, tanpa kepemimpinan yg tegas, serta tanpa organisasi kekuasaan yg rapi.

Pertama, melalui pernyataan kontroversial Menko Maritim, Rizal Ramli, yg mempersoalkan adanya sejumlah masalah dibalik rencana tiga projek, yaitu projek listrik 35.000 MW, projek kereta cepat Jakarta-Bandung, serta projek pembelian pesawat Airbus oleh BUMN Garuda, kita dapat menyimpulkan bahwa selama 10 bulan Pemerintahan PYM Joko bekerja tanpa sebuah rumusan konsepsi serta tanpa arah & tujuan. "Secara telanjang terlihat para menterinya bekerja berdasarkan visi & kepentingan pribadinya masing-masing".

Kedua, melalui pernyataan Menkopolhukam Luhut Panjaitan untuk mengumpulkan empat Menko di Kantor Mekopolhukam, untuk tujuan membicarakan fungsi & kewenangan setiap Menko, membuka tabir bahwa hampir satu tahun Pemerintahan PYM Presiden Joko bekerja dengan kabinet yg tak terorganisasi rapi, menggambarkan juga pola kerja Kabinet PYM Presiden Joko yg tak juah beda dengan organisasi arisan.

"Tragisnya, PYM Presiden Joko, bahkan baru menjelaskan tugas pokok & fungsi para Menko justru setelah resufhle kabinet & berlangsungnya keributan antar sesama Menteri".

Ketiga, benturan kepentingan antara Rizal Ramli versus Wapres JK, konflik bisnis antara Menko Luhut & Meneg BUMN Rini Soemarno vs Wapres JK, yg dipertontonkan di depan publik, menjadi indikator nyata ketidakmampuan PYM Presiden Joko dalam memimpin Kabinetnya sendiri. Wapres JK yg masuk kategori legium veteran & para Menko Veteran (Luhut, Rizal, Darmin) yg merasa paling mengerti masalah, terlihat tak punya rasa takut & penghargaan kepada Presiden yg menurut konstitusi menjadi atasannya.

Karena itu, sebelum genap satu tahun PYM Presiden Joko memerintah, kami akhirnya tiba pada kesimpulan, jika seorang Presiden yg tak punya konsepsi dalam membangun & menata ulang negara dari kehancuran, serta tak punya kemampuan memimpin negara, jika terus dipertahankan menjadi Presiden, maka yg dipertaruhkan adalah keutuhan & keselamatan rakyat, bangsa & negara.

Facebook Comments

0 komentator:

Poskan Komentar

Mohon Ma'af untuk tidak berkomentar yang mengangung SPAM. Silahkan berkomentar sebagai masukan untuk kami. Komentar anda sangat berarti, untuk kemajuan blog ini.
>>> Terimakasih anda telah mengungjungi blog AHMAD MUHIBULLAH/CP:087828150515, Jangan Lupa mampir lagi yahhh <<<