Jumat, 25 November 2016

Hal : MENGECAM PERNYATAAN MAKAR KAPOLRI

#Forward

SURAT TERBUKA

 Hal : MENGECAM PERNYATAAN MAKAR KAPOLRI 

Kepada saudara-saudari sebangsa setanah air,Rekan-rekan aktifis dan kawan-kawan seperjuangan.

Assalamu alaikum warahmatullahhiwarabakatuh;

Mendengar PERNYATAAN KAPOLRI Tito Karnavian mengenai rencana aksi rakyat tgl 2 Desember 2016, yang disampaikan melalui media adalah MAKAR, Maka kami dari Gerakan Oposisi Nasional mengecam Pernyataan tersebut karena bersifat PROVOKASI dan Menggiring kearah Instabilitas Nasional (kekacauan) serta Telah bertindak sebagai Politikus bukan sebagai Pengayom masyarakat sebagaimana ada dalam Sumpah POLISI yaitu TRIBRATA..

Hal ini sebagai sebuah agenda perpanjangan tangan penguasa saat ini yang ingin memberangus demokrasi yang sudah berjalan baik saat ini.

Adapun mengenai teknis bagaimana Aksi Damai akan diselenggarakan oleh rakyat itu tidak boleh diintervensi oleh penguasa yang mengacu pada:

- (1).Undang- Undang Dasar Tahun 1945 pasal 28 tentang Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan ditetapkan dengan Undang- Undang, (2).Deklarasi Universal HAM pasal 19.
- Undang- Undang no.39 tahun 1999 Pasal 23, 25, dan 44 tentang HAM, (3) Undang- undang no.12 tahun 2005 pasal 19 tentang pengesahan Kovenan Internasional Hak Sipil dan Politik, (4). Undang- Undang no.9 tahun 1998 pasal 1 ayat (1) dan pasal 2 auat (2) tentang Kemerdekaan menyatakan pendapat dimuka umum.

Menurut pendapat kami dari Gerakan Oposisi Nasional, semestinya Bapak Tito karnavian sebagai sebagai seorang Kapolri aparat keamanan yang ditunjuk oleh negara dan di fasilitasi oleh rakyat sebagai pemilik negara, harusnya bersikap sebagai pengaman dan pengayom masyarakat (Netral) yang baik, diwaktu rakyat sedang ber aspirasi secara damai, maka rakyat mesti dilindungi sebaik-baiknya sebagai konsekuensi jabatan yang disandang saat ini.

 Maka kami sebagai bagian dari Rakyat Indonesia pemilik republik ini layak mempertanyakan keberpihakan saudara Tito Karnavian sebagai pengayom masyarakat dan apabila jabatan yang disandang saat ini tidak bisa berguna untuk kepentingan rakyat, maka kami meminta saudara Tito Karnavian untuk mengundurkan diri dari jabatan sekarang ini.

Karena surat ini kami sampaikan kepada seluruh rakyat indonesi, ketua MPR dan DPR serta ketua ketua fraksi agar memanggil Kapolri untuk mempertanggung jawabkan pernyataannya sebagai kepaal penegak hukum.

Demikianlah surat terbuka ini kami sampaikan dengan sebenar benarnya maka Maklumat Kapolri tidak bisa menjadi acuan demi DEMOKRASI DAN KONSTITUSI.

Jakarta, 25 November 2016
Salam Persatuan
         TTD

Moh.Egi.Sabri / Mona Pangabean
KETUA UMUM                            WAKASEKJEN

TEMBUSAN ;
KEPADA SELURUH RAKYAT INDONESIA.
KETUA MPR / DPR
KETUA FRAKSI FRAKSI.

Facebook Comments

0 komentator:

Poskan Komentar

Mohon Ma'af untuk tidak berkomentar yang mengangung SPAM. Silahkan berkomentar sebagai masukan untuk kami. Komentar anda sangat berarti, untuk kemajuan blog ini.
>>> Terimakasih anda telah mengungjungi blog AHMAD MUHIBULLAH/CP:087828150515, Jangan Lupa mampir lagi yahhh <<<